<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742</id><updated>2012-02-15T23:51:04.374-08:00</updated><category term='muktamar 1 abad'/><category term='ruh'/><category term='ferry'/><category term='lelah'/><category term='muhammad'/><category term='kemarahan'/><category term='muktamar'/><category term='fitnah'/><category term='ikhlas'/><category term='cinta'/><category term='dicabut'/><category term='becak'/><category term='surga'/><category term='anak'/><category term='adil'/><category term='mario teguh'/><category term='dunia'/><category term='indiyanto'/><category term='marah'/><category term='mario'/><category term='teladan'/><category term='ghibah'/><category term='ferry1271'/><category term='dengki'/><category term='aib'/><category term='muhammadiyah'/><category term='wangi'/><category term='letih'/><category term='1 abad'/><title type='text'>FEY'S BLOG</title><subtitle type='html'>blog resmi M.FERRY INDIYANTO, S.Kom
guru SMK Negeri 1 Godean</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>39</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-1924350047131654325</id><published>2012-01-25T21:38:00.000-08:00</published><updated>2012-01-25T21:46:08.327-08:00</updated><title type='text'>CONTOH PROPOSAL / DISPRO</title><content type='html'>Sebagai syarat mengikuti ujian sekolah praktik, dan merupakan salah satu mata uji yang akan dinilai, berikut disampaikan contoh proposal atau disain produksi.&lt;br /&gt;Silahkan download/klik alamat berikut:http://www.blogger.com/img/blank.gif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dl.dropbox.com/u/7316298/DesainProduksi.rar"&gt;CONTOH DESAIN PRODUKSI&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-1924350047131654325?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/1924350047131654325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=1924350047131654325' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1924350047131654325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1924350047131654325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2012/01/contoh-proposal-dispro.html' title='CONTOH PROPOSAL / DISPRO'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-6139548063416921522</id><published>2012-01-03T21:27:00.001-08:00</published><updated>2012-01-03T21:27:55.861-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lelah'/><title type='text'>Ketika kau lelah...</title><content type='html'>Ketika kau lelah...&lt;br /&gt; Saat ragamu lelah, maka bersyukurlah bahwa sehari ini kau telah berbuat banyak untuk dirimu dan keluargamu. Kau membahagiakan mereka, kau menenangkan mereka dengan hasil jerih payahmu yang melelahkan, maka tercukupilah kebutuhan mereka. Lihatlah betapa kehadiranmu memang memang pantas untuk di syukuri oleh sekitarmu, maka bersyukurlah atas karunia dari tuhanmu yang menjadikanmu pantas untuk menjadi yang di banggakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; saat lidahmu lelah, maka diamlah. Mungkin dia terlalu capek atas huruf- huruf dusta yang terpaksa dilakoninya atas perintah kepentinganmu. Atau mungkin dia terlalu bosan dengan kata- kta bijak yang kau keluarkan namun ternyata tidak selaras dengan kenyataan yang kau wujudkan. Atau dia terlalu rindu dengan kalimat- kalimat mulia yang menjadikan lidahmu sendiri itu sebagai pembelamu saat nanti kalian berada dipengadilan Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat matamu lelah, maka pejamkan dan istirahatkanlah dia. rasakanlah betapa kekhasan dari sebuah nikmat itu memang tengah menaungimu lewat indahnya memiliki sebuah pandangan. Maka jangan jadikan dia lelah karena terus menerus menjadi salah satu donatur dosa yang justru menggiringmu dineraka. Dan jangan jadikan dia lelah karena terus menerus kau paksa untuk tetap terjaga mengikuti ambisimu dalam menggenggam dunia. sadarilah kerinduannya akan sebuah keteduhan yang diingankannya sebagai salah satu cabang dari cerminan hatimu. penuhilah keinginannya untuk lebih ringan dalam memandang sebuah bentuk dari egomu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat kakimu lelah, maka nyamankan dia. Nyamankan dengan berhenti untuk tetap berdiri dalam sebuah kemaksiatan. Bahkan kakipun juga adalah prajurit dari sebuah hatimu sendiri. Dia juga merupakan karunia nikmat dari Allah, tapi juga bisa menjadi korban dari nafsumu jika kau tak baik- baik menjaganya. istrirahkan dia dari langkah yang terus menerus demi memenuhi hasrat pikiran dan kamauan ambisimu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat hatimu lelah, istrirahatlah sebentar untuknya. Mungkin kepentingan duniawimu sudah terlalu menyesakkan dada sedang naluri ruhiyahmu sudah terlalu lapar dan meminta disegerakan atas pemenuhan haknya. Maka berhentilah sebentar, dan berilah jeda waktu untuknya. Biarkan manusiawi sebuah hatimu itu bertemu dengan yang menciptakannya. Biarkan rongga kosong itu terpenuhi oleh kebutuhan akan kedekatan dengan tuhannya. Biarkan dia belajar untuk menginsyafkan kembali prajurit indrawinya yang mungkin masih masih bandel untuk berada dalam kebaikan. Biarkan sebentar dia menjadi penyaring untuk membedakan yang benar dan salah. dan biarkan lebih lama, dia menuntunmu untuk menyegarkan dan menyemangatimu kembali, sehinga keluhan dan kelelahanmu bisa diselesaikan olehnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat ragamu lelah, maka bersyukurlah bahwa sehari ini kau telah berbuat banyak untuk dirimu dan keluargamu. Kau membahagiakan mereka, kau menenangkan mereka dengan hasil jerih payahmu yang melelahkan. Kau damaikan mereka karena tercukupinya kebutuhan mereka. Lihatlah betapa kehadiranmu memang memang pantas untuk di syukuri oleh sekitarmu, maka bersyukurlah atas karunia dari Allah itu, yang menjadikanmu pantas untuk menjadi yang di banggakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat lidahmu lelah, maka diamlah. Mungkin dia terlalu capek atas huruf- huruf dusta yang terpaksa dilakoninya atas perintah kepentingan dan nafsumu. Atau mungkin dia terlalu bosan dengan kata- kata bijak penuh kebaikan yang kau keluarkan, namun ternyata tidak selaras dengan kenyataan yang kau wujudkan. Atau dia terlalu rindu dengan kalimat- kalimat mulia yang menjadikan lidahmu sendiri itu sebagai pembelamu, saat nanti kalian berada dipengadilan Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat matamu lelah, maka pejamkan dan istirahatkanlah dia. Rasakanlah betapa kekhasan dari sebuah nikmat itu memang tengah menaungimu lewat indahnya memiliki sebuah pandangan. Maka jangan jadikan dia lelah karena terus-menerus menjadi salah satu donatur dosa yang justru menggiringmu ke neraka. Dan jangan jadikan dia lelah karena terus-menerus kau paksa untuk tetap terjaga, mengikuti ambisimu dalam menggenggam dunia. Sadarilah kerinduannya akan sebuah keteduhan yang begitu di dambanya sebagai salah satu cabang dari cerminan hatimu. Penuhilah keinginannya untuk lebih ringan dalam memandang sebuah bentuk dari egomu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat kakimu lelah, maka nyamankan dia. Nyamankan dengan berhenti untuk tetap berdiri dalam sebuah kemaksiatan. Bahkan kakipun juga adalah prajurit dari sebuah hatimu sendiri. Dia juga merupakan karunia nikmat dari Allah, tapi juga bisa menjadi korban dari nafsumu jika kau tak baik- baik dalam menjaganya. Istirahatkan dia dari langkah yang terus-menerus demi memenuhi hasrat pikiran dan kamuan ambisimu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat hatimu lelah... mungkin kepentingan duniawimu sudah terlalu menyesakkan dada, sedang naluri ruhiyahmu sudah terlalu lapar dan meminta disegerakan atas pemenuhan haknya. Maka berhentilah sebentar, dan berilah jeda waktu untuknya. Biarkan manusiawi sebuah hatimu itu bertemu dengan yang menciptakannya. Biarkan rongga kosong itu terpenuhi oleh kebutuhan akan kedekatan dengan tuhannya. Biarkan dia belajar untuk menginsyafkan kembali prajurit indrawinya yang mungkin masih masih bandel untuk berada dalam kebaikan. Biarkan sebentar dia menjadi penyaring untuk membedakan yang benar dan salah. Dan biarkan lebih lama, dia menuntunmu untuk menyegarkan dan menyemangatimu kembali, sehingga keluhan dan kelelahanmu bisa diselesaikan olehnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat kau telah begitu lelah... beristighfarlah atas apa yang telah membuatmu seperti itu dan kemudian istirahatkan kelelahanmu, selanjutnya serahkan urusanmu kepada yang Maha terjaga, Allah Subhanahu Wata'la.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-6139548063416921522?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/6139548063416921522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=6139548063416921522' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/6139548063416921522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/6139548063416921522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2012/01/ketika-kau-lelah.html' title='Ketika kau lelah...'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-7783957360270337063</id><published>2012-01-03T21:25:00.000-08:00</published><updated>2012-01-03T21:26:56.372-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ruh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dicabut'/><title type='text'>Ketika Ruh Dicabut.,,</title><content type='html'>Imam Ahmad dalam Musnad-nya, demikian juga Ibnu Hibban, Abu ‘Awanah Al-Isfirayaini dalam kitab Shahih keduanya, meriwayatkan dari Al-Manhal dari Zadan bin Al-Bara’ bin ‘Azib bahwa ia berkata, “Kami pernah pergi bersama Rasulullah untuk mengantar jenazah. Beliau duduk di atas kuburan dan kami duduk di sebelahnya. Kami diam dan tenang laksana di atas kepala kami terdapat seekor burung. Sambil menguburkan jenazah tersebut, Beliau berkata, “Aku berlindung diri kepada Allah dari siksa kubur.” Beliau mengucapkannya tiga kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang beriman jika akan pindah ke alam akhirat dan meninggalkan dunia, maka para malaikat itu turun kepadanya. Wajah mereka seperti matahari dan setiap dari mereka membawa wewangian dari surga dan kain kafan. Mereka duduk di dekat orang yang beriman sebatas pandangan kemudian malaikat pencabut nyawa duduk di dekat kepalanya dan berkata, “Wahai jiwa yang baik, keluarlah menuju ampunan dan keridhaan Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah kemudian bersabda, “Ruh orang beriman pun keluar dari jasadnya seperti halnya air keluar dari mulut teko. Malaikat pencabut nyawa segera mengambilnya. Ketika ruh orang itu telah berada dalam genggamannya, para malaikat yang lain tidak membiarkan ruh orang beriman itu berada di tangan malaikat pencabut nyawa sekejap mata hingga kemudian mereka mengambilnya dan menaruhnya di atas kain kafan surga dan wewangian tersebut. Dari ruh orang beriman, keluarlah wewangian paling harum yang pernah ada di bumi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Rasulullah selanjutnya, “Kemudian para malaikat naik membawa ruh orang beriman dan setiap kali mereka melewati para malaikat, maka mereka bertanya, “Ruh siapa yang harum ini?” Mereka menjawab, “Ini adalah si fulan bin fulan,” sembari menyebutkan nama terbaik yang pernah menjadi sebutannya ketika di dunia hingga kemudian mereka berhenti di langit kedua. Mereka minta dibukakan bagi ruh tersebut kemudian dibukakanlah untuknya. Ruh tersebut disambut seluruh makhluk di langit kedua dan mereka mendekatkan ruh tersebut ke langit berikutnya hingga mereka membawa ruh itu tiba di langit di mana Allah berada. Allah kemudian berfirman, “Tuliskan kitab hamba-Ku ini dalam ‘Illiyyin, lalu kembalikanlah ia ke bumi. Sebab, dari bumi itulah Kami menciptakan mereka, ke dalamnya Kami kembalikan mereka, dan darinya pula Kami keluarkan mereka sekali lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Rasulullah bersabda, “Dan sesungguhnya orang kafir itu jika meninggal dunia menuju ke akhirat, maka para malaikat turun kepadanya dari langit dengan wajah yang hitam dan membawa kain kafan kasar, lalu duduk di dekatnya sebatas pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat pencabut nyawa datang kepadanya dan duduk di dekat kepalanya lantas berkata, “Wahai ruh yang kotor, keluarlah menuju kemurkaan dan kemarahan dari Allah!” Lalu ruhnya berpisah dari jasadnya dan malaikat mencabutnya seperti mencabut besi pembakar dari wol yang basah. Selanjutnya malaikat pencabut nyawa mengambilnya dan jika sudah ia ambil, maka para malaikat yang lain tidak membiarkan ruh tersebut di tangannya sekejap mata hingga kemudian mereka meletakkannya di dalam kain kasar tersebut. Dari padanya keluar bau paling busuk yang pernah ada di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para malaikat membawanya naik dan setiap kali mereka melewati malaikat, mereka bertanya, “Ruh busuk siapa ini?” Para malaikat menjawab, “Ini adalah si fulan bin fulan,” sembari menyebutkan sejelek-jeleknya nama yang dialamatkan kepadanya ketika di dunia. Ruh itu terus dibawa naik hingga sampai ke langit dunia. Ia meminta agar pintu langit itu dibuka, namun tidak juga dibukakan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Beliau membacakan firman Allah swt., “Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum.” (Al-A’raf: 40).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. kemudian berkata, “Tuliskan kitabnya di Sijjin, di bumi yang terbawah!” Lalu ruh tersebut dilemparkan begitu saja. Selanjutnya Rasulullah membacakan firman Allah, “Barangsiapa menyekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.” (Al-Hajj: 31) [Diriwayatkan oleh Ahmad (VI/287 dan 295) dan Abu Dawud (4753)]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-7783957360270337063?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/7783957360270337063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=7783957360270337063' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/7783957360270337063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/7783957360270337063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2012/01/ketika-ruh-dicabut.html' title='Ketika Ruh Dicabut.,,'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-5794481717291978040</id><published>2011-12-26T15:16:00.000-08:00</published><updated>2011-12-26T15:33:20.832-08:00</updated><title type='text'>Apa Kitab Sucimu?</title><content type='html'>Bila waktu tlah berakhir, teman sejati hanyalah amal …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sendiri....&lt;br /&gt;Gelap!!&lt;br /&gt;Aku takut sekali.&lt;br /&gt;Aku tidak tahu sedang berada di mana.&lt;br /&gt;Dalam kegelapan dan ketakutanku, tiba-tiba aku melihat seperti ada dua bayangan besar mendekatiku.&lt;br /&gt;Samar... &lt;br /&gt;Karena gelap aku tak mampu melihat dengan jelas siapa yang datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, tiba-tiba ….&lt;br /&gt;“Siapa Tuhanmu?”&lt;br /&gt;Aku tersentak. Suaranya keras sekali. Aku serasa mengenal pertanyaan semacam itu.&lt;br /&gt;Ups, jangan-jangan …&lt;br /&gt;Apakah aku sudah mati?&lt;br /&gt;Apakah saat ini aku sedang dalam kubur?&lt;br /&gt;“Siapa Tuhanmu?”, kembali suara itu menggelegar.&lt;br /&gt;“Allah”, jawabku pasti. Sudah tentu, aku tahu jawabannya.&lt;br /&gt;“Apa agamamu?”&lt;br /&gt;“Islam”, jawabku mantap. Sudah sejak awal aku lahir sebagai muslim. Dibesarkan secara muslim. Dididik sebagai muslim. Di sekolah aq diberi ajaran untuk menjadi muslim. Di KTP pun tertulis Islam. Jadi ya tahulah... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti setelah ini akan ditanya tentang Nabi...&lt;br /&gt;“Siapa Nabimu?”&lt;br /&gt;Nhaa.., benar dugaanku....&lt;br /&gt;“Muhammad”, jawabku makin tenang. Sudah kuduga pertanyaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa kitab sucimu?”&lt;br /&gt;Hehe... aku juga sudah menduga pertanyaan ini, akan aku jawab dengan lebih tegas dan mantap bahwa Alquran kitabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Facebook!!”&lt;br /&gt;Ups, apa tadi yang baru saja aku katakan? Apa aku yang salah dengar tadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa kitab sucimu?”&lt;br /&gt;Masih pertanyaan yang sama, sepertinya tadi memang aku salah mengatakannya. Baiklah, kali ini aku akan menjawab dengan lebih keras dan mantap bahwa Alquran kitab suciku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Facebook !!”&lt;br /&gt;Apa?? Belum berhenti kekagetanku dengan apa yang kukatakan sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari, setiap jam, bahkan hampir di setiap waktu, Facebook-lah yang selalu bersamaku. Aku selalu istiqomah membuka dan membacanya. Jika sudah membuka Facebook, aku dapat menjadi sangat khusyuk sampai tidak menyadari telah menghabiskan waktu berjam-jam bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hatiku gundah, aku buka facebook&lt;br /&gt;Kuungkapkan kegundahanku di sana&lt;br /&gt;Terkadang hanya melalui status&lt;br /&gt;Terkadang aku tulis khusus dalam sebuah catatan&lt;br /&gt;Komentar-komentar teman seringkali membuat hatiku lebih tenang,&lt;br /&gt;atau setidaknya dengan menuangkannya, perasaanku jg lebih lega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hatiku bahagia, aku segera buka Facebook&lt;br /&gt;Kubagikan kebahagiaanku di sana&lt;br /&gt;Semakin banyak teman yang like, dan komentar,&lt;br /&gt;Semakin menambah kebahagiaanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika aku merasa kehilangan arah,&lt;br /&gt;aku buka Facebook&lt;br /&gt;Terkadang membaca status-status teman yang menyejukkan hati,&lt;br /&gt;Terkadang membaca status atau catatan dari group dan Fan Page&lt;br /&gt;yang senantiasa menentramkan hati.&lt;br /&gt;Semua telah aku dapatkan di Facebook&lt;br /&gt;Facebook adalah kitab suciku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celaka !&lt;br /&gt;Pekik batinku.&lt;br /&gt;Mengapa lidahku bisa berbicara seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa kitab sucimu?”&lt;br /&gt;Pertanyaan itu masih tetap sama, namun suaranya sangat nyaring, atau... dengan nada yang membentak dan sangat marah... &lt;br /&gt;Mungkin aku harus lebih tenang. Ku ambil nafas dalam-dalam, kutenangkan hati dan pikiranku. kufokuskan pada sebuah jawaban yaitu Alquran.. Kali ini aku akan menjawab dengan hati-hati dan yakin bahwa Alquran kitab suciku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, lidahku secara fasih berkata,&lt;br /&gt;“Facebook adalah kitab suciku..!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan benar, dua sosok bayangan yang menyeramkan itu&lt;br /&gt;sepertinya tidak suka dengan jawaban dan kata-kataku yang baru saja keluar dari lidahku.&lt;br /&gt;Tangannya yang memegang sebuah gada yang besar diayunkan ke arahku…&lt;br /&gt;Seolah sebuah gunung akan ditimpakan ke arahku…&lt;br /&gt;dan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Astaghfirullah...” segera aku beristighfar.&lt;br /&gt;“Syukurlah cuman mimpi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku segera mencari-cari HP ku, dan ingin ku update sebuah status baru...&lt;br /&gt;“Baru saja mimpi buruk. Hiii, serem banget deh !!”&lt;br /&gt;Tapi... Dalam mimpiku tadi...&lt;br /&gt;Kembali ku ucap “Astaghfirullahal'adziim.., Astaghfirullahal'adziim.., Astaghfirullahal'adziim... ”&lt;br /&gt;“Ya Allah, ampunkan hambaMu ini... Hanya kepadaMu ya Allah, aku menyembah, dan hanya kepadaMu ya Allah, aku mengadu serta memohon berjuta pinta dan pertolongan...”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-5794481717291978040?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/5794481717291978040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=5794481717291978040' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/5794481717291978040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/5794481717291978040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2011/12/apa-kitab-sucimu.html' title='Apa Kitab Sucimu?'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-6556468228556204136</id><published>2011-12-13T02:52:00.000-08:00</published><updated>2011-12-13T02:53:42.678-08:00</updated><title type='text'>Kisah Sepotong Kain Putih</title><content type='html'>Hari ini ada ribuan gulung kain, diperjual-belikan di pasar-pasar di kota ini,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hari ini ada sedemikian banyak kain putih, yang sedang dibeli, diukur dan dipotong,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hari ini ada sedemikian banyak kain putih yang siap digunakan sebagai kain kafan,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hari ini ada sedemikian banyak kain kafan yang seolah bertanya untuk siapa ia akan dibeli.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Esok hari, siapa gerangan pembeli berikutnya,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bisa jadi kain putih itu akan dibeli orang yang tidak kita kenal,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bisa jadi kain putih itu kita sendiri yang membelinya untuk tetangga atau keluarga terdekat kita,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bisa jadi seseorang sedang membelikannya untuk jenazah kita yang sedang menunggu dikubur,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau boleh saja tertawa, tapi bisa jadi kain kafanmu ada di truk pengirim barang yang sedang diparkir di pinggir toko kain itu,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau boleh saja berencana, tapi bisa jadi kain kafanmu sedang dipesan si pemilik toko,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau boleh saja tidur nyenyak, tapi bisa jadi seorang penenun sedang memintal kain kafanmu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau boleh saja menikmati keindahan alam pertanian, tapi boleh jadi seorang petani sedang memanen kapas bahan kain kafanmu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kita tidak tahu kapan hidup kita berakhir,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kita juga tidak tahu kain kafan mana yang akan menemani kita di kuburan,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi yang jelas kain itu ada di suatu tempat,&lt;br /&gt;Kain putih itu sendiri tidak pernah tahu kepada siapa ia akan digunakan,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seandainya ia bisa berbicara, tentu ia akan meminta agar digunakan pada orang soleh yang selalu mempersiapkan diri untuk kehidupan berikutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-6556468228556204136?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/6556468228556204136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=6556468228556204136' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/6556468228556204136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/6556468228556204136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2011/12/kisah-sepotong-kain-putih.html' title='Kisah Sepotong Kain Putih'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-4013562285941784433</id><published>2011-12-11T15:42:00.000-08:00</published><updated>2011-12-11T15:54:35.824-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhammad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teladan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='surga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wangi'/><title type='text'>Dia Mencium Bau Surga</title><content type='html'>Di dalam sebuah hadits yang bersumber dari Abu Hurairah rhodiyallaahu ‘anhu, Rasululllah shollallaahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, &lt;br /&gt;"Ada tujuh golongan orang yang mendapat naungan Allah pada hari tiada naungan selain dari naunganNya diantaranya, seorang pemuda yang tumbuh dalam melakukan ketaatan kepada Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di dalam sebuah hadits shohih yang berasal dari Anas bin an-Nadhr rhodiyallaahu ‘anhu, ketika perang Uhud ia berkata,"Wah... Angin surga, sungguh aku telah mencium wangi surga yang berasal dari balik gunung Uhud."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Doktor bercerita kepadaku, " Pihak rumah sakit menghubungiku dan memberitahukan bahwa ada seorang pasien dalam keadaaan kritis sedang dirawat. Ketika aku sampai, ternyata pasien tersebut adalah seorang pemuda yang sudah meninggal - semoga Allah merahmatinya -. Lantas bagaimana detail kisah wafatnya. Setiap hari puluhan bahkan ribuan orang meninggal. Namun bagaimana keadaan mereka ketika wafat? Dan bagaimana pula dengan akhir hidupnya?&lt;br /&gt;Pemuda ini terkena peluru nyasar, dengan segera kedua orang tuanya -semoga Allah membalas segala kebaikan dan kesabaran mereka- melarikannya ke rumah sakit militer di Riyadh. Di tengah perjalanan, pemuda itu menoleh kepada ibu bapaknya dan sempat berbicara. Tetapi apa yang ia katakan? Apakah ia menjerit dan mengerang sakit? Atau menyuruh agar segera sampai ke rumah sakit? Ataukah ia marah dan jengkel? Atau apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tuanya mengisahkan bahwa anaknya tersebut mengatakan kepada mereka, ‘Jangan khawatir! Saya akan meninggal... tenanglah... sesungguhnya aku mencium wangi surga!' Tidak hanya sampai di sini saja, bahkan ia mengulang-ulang kalimat tersebut di hadapan para dokter yang sedang merawat. Meskipun mereka berusaha berulang-ulang untuk menyelamatkannya, ia berkata kepada mereka, ‘Wahai saudara-saudara, aku akan mati, maka janganlah kalian menyusahkan diri sendiri... karena sekarang aku sudah mencium wanginya surga.'&lt;br /&gt;Kemudian ia meminta kedua orang tuanya agar mendekat lalu mencium keduanya dan meminta maaf atas segala kesalahannya. Kemudian ia mengucapkan salam kepada saudara-saudaranya dan mengucapkan dua kalimat syahadat, ‘Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah' Ruhnya melayang kepada Sang Pencipta subhanahu wa ta'ala.&lt;br /&gt;Allahu Akbar... &lt;br /&gt;Apa yang harus aku katakan dan apa yang harus aku komentari...? Semua kalimat tidak mampu terucap... dan pena telah kering di tangan... Aku tidak kuasa kecuali hanya mengulang dan mengingat Firman Allah subhanahu wa ta'ala, "Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan akhirat." (Q.S. Ibrahim : 27)&lt;br /&gt;Tidak ada yang perlu dikomentari lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melanjutkan kisahnya,&lt;br /&gt;"Mereka membawa jenazah pemuda tersebut untuk dimandikan. Maka ia dimandikan oleh saudara Dhiya' di tempat pemandian mayat yang ada di rumah sakit tersebut. Petugas itu melihat beberapa keanehan yang terakhir. Sebagaimana yang telah ia ceritakan sesudah shalat Magrib pada hari yang sama.&lt;br /&gt;Ia melihat dahinya berkeringat. Dalam sebuah hadits shahih Rasulullaah Shallallaahu ‘alahi wasallam bersabda, "Sesungguhnya seorang mukmin meninggal dengan dahi berkeringat". Ini merupakan tanda-tanda khusnul khatimah.&lt;br /&gt;Ia katakan tangan jenazahnya lunak demikian juga pada persendiannya seakan-akan dia belum mati. Masih mempunyai panas badan yang belum pernah ia jumpai sebelumnya semenjak ia bertugas memandikan mayat. Pada tubuh orang yang sudah meninggal itu (biasanya-red) dingin, kering dan kaku.&lt;br /&gt;Telapak tangan kanannya seperti seorang yang membaca tasyahud yang mengacungkan jari telunjuknya mengisyaratkan ketauhidan dan persaksiannya, sementara jari-jari yang lain ia genggam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanalllah... &lt;br /&gt;Sungguh indah kematian seperti itu. Kita memohon semoga Allah subhanahu wa ta'ala menganugrahkan kita khusnul khatimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara tercinta... kisah belum selesai...&lt;br /&gt;Saudara Dhiya' bertanya kepada salah seorang pamannya, apa yang ia lakukan semasa hidupnya? Tahukah anda apa jawabnya?&lt;br /&gt;Apakah anda kira ia menghabiskan malamnya dengan berjalan-jalan di jalan raya?&lt;br /&gt;Atau duduk di depan televisi untuk menyaksikan hal-hal yang terlarang? Atau ia tidur pulas hingga terluput mengerjakan shalat? Atau senang meneguk khamr, narkoba dan rokok? Menurut anda apa yang telah ia kerjakan? Mengapa ia dapatkan husnul khatimah (insyaAllah -red) yang aku yakin bahwa saudara pembaca pun mengidam-ngidamkannya; meninggal dengan mencium wangi surga.&lt;br /&gt;Ayahnya berkata, "Ia selalu bangun dan melaksanakan shalat malam sesanggupnya. Ia juga membangunkan keluarga dan seisi rumah agar dapat melaksanakan shalat Shubuh berjama'ah. Ia gemar menghafal al-Qur'an dan termasuk salah seorang siswa yang berprestasi di SMU."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukatakan, "Maha benar Allah" yang telah berfirman:&lt;br /&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Rabb kami ialah Allah' kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): ‘Janganlah kamu takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.' Kamilah pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Q.S. Fhushilat:30- 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------&lt;br /&gt;Diambil dari : Serial Kisah Teladan Karya Muhammad bin Shalih Al-Qahthani, sebagaimana yang dinukil dari Qishash wa ‘Ibar karya Doktor Khalid al-Jabir&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-4013562285941784433?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/4013562285941784433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=4013562285941784433' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/4013562285941784433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/4013562285941784433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2011/12/dia-mencium-bau-surga.html' title='Dia Mencium Bau Surga'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-3489366806936661032</id><published>2011-12-11T15:26:00.000-08:00</published><updated>2011-12-11T15:55:31.202-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ghibah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fitnah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aib'/><title type='text'>Ghibah... Oh Ghibah...</title><content type='html'>Mengapa kita suka membuka aib sesama ?&lt;br /&gt;Kesana kemari kita bercerita tentang keburukan&lt;br /&gt;Janganlah kita sibuk mencari kelemahan orang.&lt;br /&gt;Periksa diri kita, ternyata masih jelas tergambar banyaknya kekurangan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semut yg diseberang lautan jelas kelihatan, tapi gajah dipelupuk mata tiada kelihatan...&lt;br /&gt;OH KETERLALUAN .... !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita tahu ruginya menggunjing orang&lt;br /&gt;Pasti kita tidak mau untuk melakukan itu&lt;br /&gt;Maukah kita menanggung dosa dari orang yang kita pergunjingkan ?&lt;br /&gt;Sedangkan pahala kita teralir padanya...&lt;br /&gt;Lambat laun, tanpa menyadarinya, habis tak tersisa semua amal yang telah kita pupuk selama ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang suka membuka aib seseoran,&lt;br /&gt;Berarti dirinya lebih HINA dan TERCELA...&lt;br /&gt;Siapa yg suka menggunjing sesamanya,&lt;br /&gt;Berarti dia suka MAKAN BANGKAI saudaranya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANGAN ENGKAU BERBUAT GHIBAH LAGI FITNAH !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Referensi Q.S Al-Hujaraat : 11-12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT telah berfirman :&lt;br /&gt;"Hai orang-orang yg beriman jauhkanlah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yg suka memakan daging saudaranya yg sudah mati ? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak MUDAH tersenyum ketika hati menangis dan teriris&lt;br /&gt;Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari itu bagian dari kasih Ilahi&lt;br /&gt;Agar Allah memindahkan kebaikan-kebaikan orang yang menyakiti kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak MUDAH bangkit dalam keadaan terpuruk&lt;br /&gt;Tapi akan terasa INDAH ketika kita menyadari...&lt;br /&gt;Bahwa Allah sedang menyapa dengan cinta-Nya Agar kita tumbuh besar dan kuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak MUDAH memberi ketika diri sendiri dalam kekurangan&lt;br /&gt;Tapi akan terasa INDAH ketika kita bisa membahagiakan orang lain&lt;br /&gt;Bukan membahagiakan diri sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak MUDAH memaafkan ketika kita dibenci dan di hina&lt;br /&gt;Tapi akan terasa INDAH kalau itu bagian dari penyucian diri...&lt;br /&gt;Dan ikhlash hanya mengharap ridlo Ilahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak MUDAH melupakan kegagalan ketika kita masih berkubang didalamnya&lt;br /&gt;Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itu adalah awal dari kesuksesan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak MUDAH melupakan masa lalu yang menyakitkan&lt;br /&gt;Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari itulah jalan yang harus ditempuh&lt;br /&gt;Untuk mengawali kebahagiaan yang akan diberikan Allah sebagai penggantinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak MUDAH menghilangkan duka karena kehilangan&lt;br /&gt;Tapi akan terasa INDAH ketika menyadari...&lt;br /&gt;Bahwa Tuhan telah meminjamkan kepada kita beberapa saat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak MUDAH menghadapi penderitaan dan cobaan yang terus mendera&lt;br /&gt;Tapi akan terasa INDAH ketika menumbuhkan kesabaran dan rasa syukur&lt;br /&gt;Dan menyadari itu bagian dari cara Allah menyayangi hambanya...&lt;br /&gt;Seperti Allah menyayangi para Nabi dan Rasul-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari, awali langkah kita dengan niat yang baik, &lt;br /&gt;Bismillahirroh man nirrohiim, &lt;br /&gt;Bismillahitawakkaltu 'alallah &lt;br /&gt;laa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adzim.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-3489366806936661032?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/3489366806936661032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=3489366806936661032' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/3489366806936661032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/3489366806936661032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2011/12/ghibah-oh-ghibah.html' title='Ghibah... Oh Ghibah...'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-2958726198927940212</id><published>2011-11-24T13:44:00.000-08:00</published><updated>2011-11-24T13:52:03.636-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='letih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ferry'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indiyanto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dengki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mario'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kemarahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='adil'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='marah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mario teguh'/><title type='text'>Marah dan Letih ?</title><content type='html'>Engkau yang sedang marah kepada kehidupan, dengarlah ini …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin engkau akan menemukan kedamaian dengan hati yang kau biarkan gersang dengan kemarahan dan rasa dengki kepada dunia yang kau tuduh tak adil kepadamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah kau kira kemarahanmu itu akan memperbaiki kehidupanmu?"&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;Dunia ini besar sekali dan masih banyak urusan yang belum dijawabnya bagi orang-orang baik yang patuh kepada tuntunan kebaikan dari Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau sendiri masih belum dekat dengan Tuhanmu, engkau jarang sekali berdoa, makan ya langsung makan, tidur ya langsung tidur, berangkat bekerja tanda doa, tanpa sedikit pun engkau meminta ijin dan kemudahan dari Tuhanmu atau bersyukur kepadaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah engkau yang melepaskan diri dari perlindungan Tuhan, karena kau kira ada kedamaian di luar kepatuhan kepada yang baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau menantang dunia untuk kuat-kuatan, antara cara hidupmu yang bebas dari aturan, dengan rasa sabar dunia ini untuk menanti keinsyafanmu, dunia akan menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah engkau menginggalkan dunia ini dalam kemarahan yang akan kau bawa abadi di alam sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah, patuhlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kebebasan di luar aturan kebaikan adalah penjara keburukan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidak-bebasan di dalam aturan kebaikan adalah kebebasan dari keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Damaikanlah hatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembutkanlah suaramu, indahkanlah kata-katamu, dan penuhilah hatimu dengan doa bagi kebaikan ibu dan ayahmu, bagi kekasihmu, bagi anak-anakmu, dan bagi sesamamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah jiwa yang baik, dan damailah dalam kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datang dan bermanja-manjalah kepada Tuhanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia merindukan air mata kejujuranmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu yang letih, bisikkanlah ini ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku yang amat aku cintai,&lt;br /&gt;lihatlah wajahku yang letih ini ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... yang telah berupaya menuruti tuntunanMu&lt;br /&gt;untuk bekerja keras dalam kejujuran,&lt;br /&gt;untuk kebaikan hidupku dan kebahagiaan keluargaku,&lt;br /&gt;tapi ...&lt;br /&gt;yang belum dihargai dengan baik oleh sesamaku ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang dicari saat aku tak ada,&lt;br /&gt;tapi yang diabaikan saat aku ada,&lt;br /&gt;yang diperintah tanpa mengukur kekuatanku,&lt;br /&gt;yang dimarahi tanpa perduli hatiku pun bisa sakit,&lt;br /&gt;yang disebut namaku hanya dalam kemarahan,&lt;br /&gt;yang dihargai seperti aku lebih murah dari perabot rumah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itu semua bukan salahMu.&lt;br /&gt;Ini pasti karena aku belum cukup memampukan diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok, aku akan mencoba lebih berani lagi,&lt;br /&gt;berupaya lebih bertenaga lagi,&lt;br /&gt;dan bertahan lebih sabar lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok, aku akan memperpanjang setiap menitku&lt;br /&gt;dengan doa dan kerja keras,&lt;br /&gt;akan kuperindah setiap menitku dengan kesyukuran,&lt;br /&gt;dan akan kujadikan setiap menitku bernilai,&lt;br /&gt;karena aku khawatir waktuku akan habis&lt;br /&gt;sebelum aku sepenuhnya mampu membahagiakan&lt;br /&gt;ibu dan ayahku, kekasih hatiku, anak-anakku,&lt;br /&gt;dan mereka yang kucintai dan yang mencintaiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan ... biarkanlah aku menangis sebentar,&lt;br /&gt;dan jika nanti aku terlelap dalam isakku,&lt;br /&gt;lepaskanlah letih dari ototku,&lt;br /&gt;bersihkanlah pikiranku dari bebannya,&lt;br /&gt;usirlah momok dari hatiku,&lt;br /&gt;dan haluskanlah jalan nafasku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, sayangilah aku, selamatkan dan&lt;br /&gt;sejahterakankah kekasih kecilMu yang letih ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aamiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taken from Mario Teguh - Loving you all as always&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-2958726198927940212?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/2958726198927940212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=2958726198927940212' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/2958726198927940212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/2958726198927940212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2011/11/from-mario-teguh-loving-you-all-as.html' title='Marah dan Letih ?'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-1517688807683423349</id><published>2011-11-08T06:41:00.001-08:00</published><updated>2011-11-08T06:41:32.015-08:00</updated><title type='text'>Wanita Pertama Masuk Surga</title><content type='html'>Wanita yang diperkenankan masuk surga pertama kali adalah seorang wanita yang bernama Muti’ah. Kaget? Sama seperti Siti Fatimah ketika itu, yang mengira dirinyalah yang pertama kali masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah Muti’ah? Karena rasa penasaran yang tinggi, Siti Fatimah pun mencari seorang wanita yang bernama Muti’ah ketika itu. Beliau juga ingin tahu, amal apakah yang bisa membuat wanita itu bisa masuk surga pertama kali? Setelah bertanya-tanya, akhirnya Siti Fatimah mengetahui rumah seorang wanita yang bernama Muti’ah. Kali ini ia ingin bersilaturahmi ke rumah wanita tersebut, ingin melihat lebih dekat kehidupannya. Waktu itu, Siti Fatimah berkunjung bersama dengan anaknya yang masih kecil, Hasan. Setelah mengetuk pintu, terjadilah dialog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di luar, siapa?” kata Muti’ah tidak membukakan pintu.&lt;br /&gt;“Saya Fatimah, putri Rasulullah”&lt;br /&gt;“Oh, iya. Ada keperluan apa?”&lt;br /&gt;“Saya hanya berkunjung saja”&lt;br /&gt;“Anda seorang diri atau bersama dengan lainnya?”&lt;br /&gt;“Saya bersama dengan anak saya, Hasan?”&lt;br /&gt;“Maaf, Fatimah. Saya belum mendapatkan izin dari suami saya untuk menerima tamu laki-laki”&lt;br /&gt;“Tetapi Hasan masih anak-anak”&lt;br /&gt;“Walaupun anak-anak, dia lelaki juga kan? Maaf ya. Kembalilah besok, saya akan meminta izin dulu kepada suami saya”&lt;br /&gt;“Baiklah” kata Fatimah dengan nada kecewa. Setelah mengucapkan salam, ia pun pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, Siti Fatimah kembali berkunjung ke rumah Muti’ah. Selain mengajak Hasan, ternyata Husein (saudara kembar Hasan) merengek meminta ikut juga. Akhirnya mereka bertiga pun berkunjung juga ke rumah Muti’ah. Terjadilah dialog seperti hari kemarin.&lt;br /&gt;“Suami saya sudah memberi izin bagi Hasan”&lt;br /&gt;“Tetapi maaf, Muti’ah. Husein ternyata merengek meminta ikut. Jadi saya ajak juga!”&lt;br /&gt;“Dia perempuan?”&lt;br /&gt;“Bukan, dia lelaki”&lt;br /&gt;“Wah, saya belum memintakan izin bagi Husein.”&lt;br /&gt;“Tetapi dia juga masih anak-anak”&lt;br /&gt;“Walaupun anak-anak, dia juga lelaki. Maaf ya. Kembalilah esok!”&lt;br /&gt;“Baiklah” Kembali Siti Fatimah kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun rasa penasarannya demikian besar untuk mengetahui, rahasia apakah yang menyebabkan wanita yang akan dikunjunginya tersebut diperkanankan masuk surga pertama kali. Akhirnya hari esok pun tiba. Siti Fatimah dan kedua putranya kembali mengunjungi kediaman Mutiah. Karena semuanya telah diberi izin oleh suaminya, akhirnya mereka pun diperkenankan berkunjung ke rumahnya. Betapa senangnya Siti Fatimah karena inilah kesempatan bagi dirinya untuk menguak misteri wanita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Siti Fatimah, wanita yang bernama Muti’ah sama juga seperti dirinya dan umumnya wanita. Ia melakukan shalat dan lainnya. Hampir tidak ada yang istimewa. Namun, Siti Fatimah masih penasaran juga. Hingga akhirnya ketika telah lama waktu berbincang, “rahasia” wanita itu tidak terkuak juga. Akhirnya, Muti’ah pun memberanikan diri untuk memohon izin karena ada keperluan yang harus dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf Fatimah, saya harus ke ladang!”&lt;br /&gt;“Ada keperluan apa?”&lt;br /&gt;“Saya harus mengantarkan makanan ini kepada suami saya”&lt;br /&gt;“Oh, begitu”&lt;br /&gt;Tidak ada yang salah dengan makanan yang dibawa Muti’ah yang disebut-sebut sebagai makanan untuk suaminya. Namun yang tidak habis pikir, ternyata Muti’ah juga membawa sebuah cambuk.&lt;br /&gt;“Untuk apa cambuk ini, Muti’ah?” kata Fatimah penasaran.&lt;br /&gt;“Oh, ini. Ini adalah kebiasaanku semenjak dulu”&lt;br /&gt;Fatimah benar-benar penasaran. “Ceritakanlah padaku!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Begini, setiap hari suamiku pergi ke ladang untuk bercocok tanam. Setiap hari pula aku mengantarkan makanan untuknya. Namun disertai sebuah cambuk. Aku menanyakan apakah makanan yang aku buat ini enak atau tidak, apakah suaminya seneng atau tidak. Jika ada yang tidak enak, maka aku ikhlaskan diriku agar suamiku mengambil cambuk tersebut kemudian mencambukku. Ini aku lakukan agar suamiku ridlo dengan diriku. Dan tentu saja melihat tingkah lakuku ini, suamiku begitu tersentuh hatinya. Ia pun ridlo atas diriku. Dan aku pun ridlo atas dirinya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masya Allah, hanya demi menyenangkan suami, engkau rela melakukan hal ini, Muti’ah?”&lt;br /&gt;“Saya hanya memerlukan keridloannya. Karena istri yang baik adalah istri yang patuh pada suami yang baik dan sang suami ridlo kepada istrinya”&lt;br /&gt;“Ya… ternyata inilah rahasia itu”&lt;br /&gt;“Rahasia apa ya Fatimah?” Mutiah juga penasaran.&lt;br /&gt;“Rasulullah Saw mengatakan bahwa dirimu adalah wanita yang diperkenankan masuk surga pertama kali. Ternyata semua gara-gara baktimu yang tinggi kepada seorang suami yang sholeh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-1517688807683423349?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/1517688807683423349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=1517688807683423349' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1517688807683423349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1517688807683423349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2011/11/wanita-pertama-masuk-surga.html' title='Wanita Pertama Masuk Surga'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-8461093101992365087</id><published>2011-11-08T04:37:00.001-08:00</published><updated>2011-11-08T04:42:45.859-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='becak'/><title type='text'>KISAH SEORANG TUKANG BECAK</title><content type='html'>Siang itu teramat teriknya. Matahari seakan-akan membakar sepanjang jalanan beraspal ini. Bolongnya lapisan ozon di atas sana, membuat panas luar biasa rasanya di badan. Kadang justru terasa menggigil seperti demam karena amat panas. Meskipun pengendara motor sudah berjaket dan asesories lengkap, tapi tetap tembus, seperti diopen dalam microwave.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba di depan sana. "Diiiinnnn......diiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnn..." suara klakson panjang melengking. Disambung lagi mobil di belakangnya. "Teeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet......tet...teeeeeeeeeeeeeeeeeeetttttttttttttt" panjang tak kalah geramnya. Di baris ketiga tak ketinggalan..."Diiin....din...diiiinnnn....", "Diiin...dinn...diiinn..., diiiiiiiiinnn....." membunyikan klakson mobilnya sesuka hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunyi-bunyian itu tak henti-hentinya, hingga memekakkan telinga. Suaranya berasal dari tiga buah mobil mewah edisi mutakhir. Mereka terhenti karena terjebak macet, dan rupanya ada sesuatu yang membuat macet di depan sana. Sesekali orang di dalamnya melongok-longok mengumpat-umpat mengomel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata di depan ada tukang becak yang overload kelebihan beban. Setelah dimuati beberapa zak semen, dan material-material lainnya. Beberapa lonjor besi beton cor bertengger memanjang di atas becaknya. Tak terbayangkan betapa beratnya. Lagi pula di titik itu jalan sedikit menanjak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak tukang becak tampak kepayahan mendorong becaknya yang sarat beban. Tak ada seorang pun tergerak untuk sudi menolongnya. Hati manusia sudah pada tuli tampaknya. Pak becak itu sudah berusia lanjut tapi tubuhnya masih tegap berotot ulet. Kulitnya legam, menandakan secara historis dia sering bergelut dengan panas matahari dalam mencari nafkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didorongnya becak itu sekuat tenaganya. Sepertinya sudah berkilometer dia mengayuh, dan di tanjakan ini adalah sisa-sisa tenanganya. Mukanya menunduk ke bawah agar tidak silau terpampang matahari. Sambil mengerahkan tenaganya menatap aspal di bawahnya yang seperti menggembur kepanasan. Sandal jepitnya seolah meleleh pula lengket dengan aspal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Diiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnn....teeeeeett...dooott..dott.....tiiiiiiiinnn" segala tetet towet klakson ditekan semakin kencang dan marah.&lt;br /&gt;"Ya Allah....ya Allah...." gumam pak becak."Demi Tuhan!...ini sangat berat!"&lt;br /&gt;Sambil mendorong, fikirannya berkecamuk."oh ..tidakkah kalian tahu..ini sungguh berat, otot-otot tubuhku serasa hendak putus, mohonlah bersabar sedikit""tolong sabarlah sedikit"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak becak tak mungkin menepikan becaknya karena trotoar sangat tinggi, jika nekat bisa-bisa muatannya tumpah bercerai-berai. Sementara kendaraan dari arah berlawanan tak henti-hentinya berlalu lalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Doooeeeeeeeeeettttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt...doeeeeeeeeeeeeeetttt" makhluk-makhluk bermobil bertambah murka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Tuhan....kalian manusia atau bukan!, oh..." dalam benaknya Pak Becak berkata-kata."Ada apa dengan kalian ini, tidak taukah rasanya melakukan ini. Tidakkah di dalam mobil begitu dingin dan sejuk. Berjam-jam didalamnya pun kalian bisa pulas. Keburu apa kalian? Hendak kemana? Apakah kalian ingin segera mencebur ke neraka?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara klakson makin menggila bersahut-sahutan."Oh...mohon bersabarlah..berat sekali ini...Oh Tuhanku" "Andai boleh bertukar sebentar saja, kalian coba dorong benda ini, dan jika kalian mengeluh melakukan ini....akan kucambuk kalian dengan besi cor keras ini. Agar kalian mengerti." batinnya geregetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fikiran Pak Becak kesana kemari. Napasnya seakan hampir putus.Setelah ada celah di sisi kanan, mobil-mobil itu menyalip dengan brutalnya."Oooo...Dasar Budheeeg!!!!!" seseorang mengumpatinya. Beberapa lainnya merengut dan memelototkan matanya sambil menggeber-geber gas mobilnya. Seolah-olah Pak Becak adalah pendosa yang amat berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Becak terhenyak, dia hendak marah, tapi ditahan perasaannya. Lalu menunduk lagi tetap terus mendorong bebannya. Tak terasa air matanya menetes."Tidak tahukah kalian..demi 15ribu rupiah aku melakukan ini, dan demi menafkahi keluargaku"."Tuhan menghendaki aku seperti ini, dan menghendaki kalian demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh enak sekali kalian, tidak bersusah payah setiap hari. Tapi kenapa kesejukan di dalam sana, sepertinya membuat otak kalian mendidih" "Rupanya kalian manusia tapi berotak hewan, yang kerjanya hanya menyalak" "Tidak adakah sedikitpun rasa sabar, dan bersyukur" "Andai kalian adalah anak-anakku, pasti sudah kutampar mulut kalian yang tak mengerti sopan santun. Kupukul kepala kalian yang dungu dengan bambu." "Supaya kalian mengerti, bahwa pukulanku adalah jauh lebih baik. Ketimbang kalian disiksa oleh Sang Pemberi Balasan".&lt;br /&gt;"Tubuhku boleh sangat lelah dan panas, tapi hati dan pikiranku amatlah sejuk"&lt;br /&gt;"Oh Tuhan Terima kasih ....atas semua ini"﻿&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks for KEJARLAH AKHIRAT DUNIA KAN KAU DAPAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-8461093101992365087?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/8461093101992365087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=8461093101992365087' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/8461093101992365087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/8461093101992365087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2011/11/kisah-seorang-tukang-becak.html' title='KISAH SEORANG TUKANG BECAK'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-7979336375508057144</id><published>2011-10-26T09:30:00.001-07:00</published><updated>2011-10-26T09:32:16.085-07:00</updated><title type='text'>TOUR DE LANGIT</title><content type='html'>Suatu saat ada seorang pemuda yang mendapat keberuntungan karena diajak malaikat untuk melakukan tour ke langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba di langit pemuda tersebut diajak ke sebuah tempat dimana dia melihat para malaikat yang berjumlah begitu banyak  yang begitu sibuk menuliskan sesuatu  tanpa henti pada lembaran-lembaran kertas di hadapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanyalah pemuda tersebut kepada malaikat yang mengantarnya. “hai malaikat, apa yang mereka kerjakan sehingga mereka begitu sibuk sekali sampai-sampai mereka tak sempat beristirahat dan tak mau memperhatikan sama sekali ada orang yang masuk dan melihat mereka ?”.&lt;br /&gt;Malaikatpun menjawab , “hai pemuda, itulah kesibukan para malaikat yang bertugas  untuk mencatat semua permintaan para manusia, begitu banyaknya keinginan kalian para manusia sehingga merekapun tak sempat untuk berhenti menuliskan permintaan kalian”.&lt;br /&gt;Pemuda itupun hanya mengangguk-angguk dan sangat kagum pada kinerja para malaikat yang tak melewatkan satupun catatan permintaan dari manusia. Kemudian malaikat pengantar itupun mengajak pemuda tersebut untuk berkunjung ke tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat yang selanjutnya pemuda itupun kembali terheran-heran karena melihat malaikat yang jumlahnya lebih banyak lagi, bahkan jumlahnya berkali-kali lebih banyak dari pada tempat pertama yang dia kunjungi.&lt;br /&gt;Bertanyalah pemuda tersebut pada malaikat yang mengantarnya, “ hai malaikat, apalagi yang mereka kerjakan sehingga mereka lebih sibuk dan jumlah mereka lebih banyak dari malaikat di tempat yang tadi kita kunjungi ?”&lt;br /&gt;Malaikatpun menjawab, “hai pemuda, itulah kesibukan para malaikat yang bertugas mengantarkan paket-paket permohonan yang kalian minta pada ALLAH. Karena  Allah sudah berjanji untuk mengabulkan setiap permohonan kalian . Bukankah  Allah sudah berfirman: &lt;br /&gt;“وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ&lt;br /&gt;Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo`a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Al Baqarah : 186)&lt;br /&gt;“Lalu kenapa jumlah personil mereka lebih banyak ?”&lt;br /&gt;“Bukankah seharusnya jumlah mereka sama dengan jumlah malaikat di tempat yang pertama tadi wahai malaikat ?” tanya pemuda itu.&lt;br /&gt;“Itulah kemurahan Allah terhadap manusia. Allah selalu memberi bonus kepada siapa saja yang suka berdoa untuk meminta sesuatu kepadaNya ”, kata malaikat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Malaikat berkata lagi, “bukankah Allah sudah berjanji pada manusia &lt;br /&gt;الصَّالِحَاتِ وَيَزِيدُهُمْ مِنْ فَضْلِهِ وَالْكَافِرُونَ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَيَسْتَجِيبُ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا&lt;br /&gt;[dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang saleh dan menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang sangat keras.] (Asy Syura :26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian malaikat mengajak pemuda tersebut kembali melanjutkan kunjungannya ke langit.&lt;br /&gt;Mereka sampai di sebuah tempat yang sepi. Hanya ada satu malaikat di tempat tersebut. Terkadang ia menuliskan sesuatu, tapi itupun hanya sebentar saja, dan kemudian berhenti menulis lagi dan hanya duduk terdiam.&lt;br /&gt;Kembali pemuda itu bertanya kepada malaikat pengnantarnya, “wahai malaikat, kasihan sekali dia dikurung sendiri di ruang ini, apa kesalahannya wahai malaikat ?”&lt;br /&gt;“sesungguhnya dia tidak punya kesalahan dan dia tidak sedang dikurung “, kata malaikat&lt;br /&gt; “Lalu kenapa dia hanya sendiri di tempat ini ?”, tanya pemuda itu.&lt;br /&gt; “Dia adalah yang sedang menjalankan tugasnya “, jawab malaikat.&lt;br /&gt; “Tapi kenapa dia hanya sendiri di tempat ini wahai malaikat ?”, “Bukankah di kedua tempat tadi jumlah mereka sangat banyak, dan begitu sibuk ?” tanya pemuda itu lagi.&lt;br /&gt; “wahai pemuda, sesungguhnya dia adalah malaikat yang bertugas mencatat rasa syukur manusia terhadap rizki yang telah diberikan Allah kepada manusia.”, jawab  malaikat.&lt;br /&gt; “Kenapa dia hanya sendiri wahai malaikat ?”, tanya pemuda itu.&lt;br /&gt;Malaikat itupun menjawab, “ya karena mencatat rasa syukur manusia adalah pekerjaan yang paling ringan bagi malaikat.”&lt;br /&gt; “Kenapa ?”, tanya pemuda itu.&lt;br /&gt; “Hai pemuda, bukankah tidak banyak diantara kalian yang dapat mensyukuri ni’mat-ni’mat yang Allah berikan ?”&lt;br /&gt; إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُون&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. (Al Baqarah : 243)&lt;br /&gt; “Sedikit sekali manusia yang dapat bersyukur. Kalian meminta kepada Allah saat kalian sedang membutuhkan, tapi kalian lupa ketika kalian sudah mendapatkan yang kalian inginkan,”, kata malaikat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Saat kalian sedang ditimpa kesusahan dan kesedihan , terancam malapetaka kalian menghiba kepada Allah, kalian menangis pada Allah, kalian mohon belas kasih pada Allah. Tapi apa yang kalian lakukan ketika kalian telah terlepas dari kesusahan, dari kesedihan, dari malapetaka ? “ kata malaikat.&lt;br /&gt;وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنْسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَى بِجَانِبِهِ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُو دُعَاءٍ عَرِيضٍ&lt;br /&gt;Dan apabila Kami memberikan ni`mat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka, maka ia banyak berdo`a (Fushilat : 51)&lt;br /&gt;“Kalian tidak bersyukur saat kalian telah menemukan kembali kebahagiaan kalian, bahkan lebih banyak lagi diantara kalian yang menganggap semua itu adalah hasil jerih payah kalian, kalian tidak merasa bahwa semuanya adalah karena pertolongan Allah.”, tambah malaikat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ingatlah wahai pemuda, bahwa Allah telah mempersiapkan adzab-adzab yang pedih untuk manusia yang tidak pandai bersyukur, untuk mereka yang kufur terhadap ni’mat-ni’mat Allah. Dan aku tidak akan menunjukkan padamu bagaimana adzab-adzab itu.”, kata malaikat.&lt;br /&gt;“Tapi ingat wahai pemuda, Allah juga akan memberi balasan yang lebih baik lagi bila kalian selalu bersyukur dengan apa yang diberikan Allah”, tambah malaikat.&lt;br /&gt;وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ&lt;br /&gt;Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni`mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".  (Ibrahim : 7)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;diilhami dari ceramah Ust Zaki, semoga bermanfaat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-7979336375508057144?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/7979336375508057144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=7979336375508057144' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/7979336375508057144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/7979336375508057144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2011/10/tour-de-langit.html' title='TOUR DE LANGIT'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-6919467965785466770</id><published>2010-07-05T01:22:00.000-07:00</published><updated>2010-07-05T01:26:49.167-07:00</updated><title type='text'>PENGUMUMAN PPDB HARI #1 KK MULTIMEDIA SMK N 1 GODEAN</title><content type='html'>KOMPETENSI KEAHLIAN MULTIMEDIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JUMLAH PENDAFTAR = 33 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NEM TERTINGGI = 36,10 ; TERRENDAH = 24,45&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NILAI AKHIR TERTINGGI = 8,80 ; TERRENDAH = 6,33&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERIMA KASIH&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-6919467965785466770?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/6919467965785466770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=6919467965785466770' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/6919467965785466770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/6919467965785466770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/07/pengumuman-ppdb-hari-1-kk-multimedia.html' title='PENGUMUMAN PPDB HARI #1 KK MULTIMEDIA SMK N 1 GODEAN'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-1159520440692358736</id><published>2010-06-16T16:51:00.000-07:00</published><updated>2010-06-16T16:52:37.224-07:00</updated><title type='text'>HAY MOMMY......</title><content type='html'>Month One....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Mommy...&lt;br /&gt;Aku memang hanya 3/4 inci doank panjangnya,&lt;br /&gt;Tp aku sdh punya seluruh organ tubuh.&lt;br /&gt;Aku suka suaramu.&lt;br /&gt;Setiap kali aku mendengarnya, sy pasti menggoyangkan tangan dan kakiku.&lt;br /&gt;Suara detak jantungmu adalah lagu kesukaanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Month Two...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mommy,&lt;br /&gt;Hari ini sy belajar mengisap jari saya&lt;br /&gt;Bila kamu bisa melihat saya&lt;br /&gt;Ibu pasti tau kalau sy adalah bayimu.&lt;br /&gt;Sy memang Βέl☺'ή cukup besar utk hidup diluar.&lt;br /&gt;Betapa nyaman dan hangat didalam sini, ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Month Three...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taukah kamu ibu???,&lt;br /&gt;Sy anak laki2&lt;br /&gt;Sy harap ibu bahagia karenanya.&lt;br /&gt;Sy selalu berharap ibu selalu bahagia.&lt;br /&gt;Karena bila kamu sedih.&lt;br /&gt;Sayapun ikut sedih,&lt;br /&gt;Dan sy pun ikut menangis walaupun ibu tdk bisa mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Month Four...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mommy,&lt;br /&gt;Rambutku mulai tumbuh.&lt;br /&gt;Memang masih pendek dan halus tp akan tumbuh banyak sekali.&lt;br /&gt;Sy telah berlatih lama sekali.&lt;br /&gt;Sehingga sy bisa menengok dan melipat dan menrenggangkan kaki dan tangan2 sy.&lt;br /&gt;Sy menjadi ahli dalam hal2 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Month Five...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu pergi ke dokter hari ini.&lt;br /&gt;Tapi mam, dia bohong kepadamu.&lt;br /&gt;Dia bilang kalau aku tidak ada.&lt;br /&gt;TAPI AKU ADA !!!!! MA, DENGARLAH AKU, AKU BAYIMU.&lt;br /&gt;Mommy..., apa sih itu ABORSI???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Month Six...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa mendengar dokter itu lagi.&lt;br /&gt;Aku tidak suka dia.&lt;br /&gt;Dia sangat tidak berperasaan.&lt;br /&gt;Sesuatu datang mengancam rumahku.&lt;br /&gt;Dokter2 itu bilang itu jarum.&lt;br /&gt;Mommy apa itu..??? TOLOOONG...., AKU TERBAKAR..!&lt;br /&gt;TOLONG HENTIKAN DIA..!&lt;br /&gt;AKU TIDAK BiSA MELAWANNYA..!&lt;br /&gt;Mommy..! TOLOOOOOOONG..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Month Seven...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mommy...,&lt;br /&gt;Aku baik2 saja....&lt;br /&gt;Aku sudah bersama TUHAN.... IA MEMEGANG TANGANKU.&lt;br /&gt;Dan dia telah memberitahuku apa itu aborsi.&lt;br /&gt;Mengapa kamu tidak menginginkanku, Mommy....?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap ABORSI adalah...&lt;br /&gt;Satu jantung LAGI yg berhenti berdetak.&lt;br /&gt;Dua mata yg tidak dapat lagi melihat dunia.&lt;br /&gt;Dua tangan lagi yg tidak AKAN pernah memegang.&lt;br /&gt;Dua kaki LAGI yg tidak akan pernah bisa berlari dan berjalan.&lt;br /&gt;Satu mulut LAGI yg tidak akan pernah bisa berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang ABORSI....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-1159520440692358736?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/1159520440692358736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=1159520440692358736' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1159520440692358736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1159520440692358736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/06/hay-mommy.html' title='HAY MOMMY......'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-1996054193670827169</id><published>2010-06-15T16:24:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T16:31:11.851-07:00</updated><title type='text'>DOA SESUDAH SHALAT</title><content type='html'>Terkadang, karena belum tahu atau keperluan penting, kita lupa bahwa usai setiap melaksanakan sholat, kita dituntunkan untuk membaca do'a. Untuk itu, berikut saya coba tampilkan beberapa do'a yang bisa kita mohonkan kepada SANG PENCIPTA agar kita senantiasa berada pada jalan yang sudah diridhoiNYA.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan dzikir dan doa tersebut antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. AstaghfirULLAAHal 'azhiim (3x)&lt;br /&gt;Saya mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. ALLAAHumma antas salaam, wa minkas salaam, tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam&lt;br /&gt;Ya Allah, Engkau Maha Sejahtera, dan dari-Mu lah kesejahteraan, Maha Berkat Engkau ya Allah, yang memiliki kemegahan dan kemuliaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. ALLAAHumma laa maani'a limaa a'thoita walaa mu'thiya limaa mana'ta walaa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu&lt;br /&gt;Ya Allah, tidak ada sesuatu yang dapat menghalangi pemberian_mu, dan tak ada pula sesuatu yang dapat memberi apa-apa yang Engkau larang, dan tak ada manfaat kekayaan bagi yang mempunyai, kebesaran bagi yang dimilikinya, kecuali kekayaan dan kebesaran yang datang bersama ridha-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Membaca tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil, yaitu:&lt;br /&gt;• SubhaanALLAAH (33x) "Maha Suci Allah"&lt;br /&gt;• AlhamduLILLAAH (33x) "Maha terpuji Allah"&lt;br /&gt;• ALLAAHu Akbar (33x) "Allah Maha Besar"&lt;br /&gt;    dan ditutup dengan&lt;br /&gt;• Laa ilaaha illALLAAHu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'alaa kulli syain qadiir (1x)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada Tuhan selain Allah, sendiri-Nya; tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah kerajaan dan pujian. Dia Maha Kuasa atas segala-galanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ayatul Kursiy (Surah Al Baqarah 255)&lt;br /&gt;ALLAAHu la ilaaha illa huwal hayyul qayyum, laa ta'khudzuhuu sinatuwwalaa nauum, lahuu maa fissamaawaati wamaa fil ardhi, man dzalladzii yasyfa'u 'indahuu illaa bi-idznih, ya'lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, walaa yu hiithuuna bisyai-immin'ilmihii illaa bimaa syaa-a, wasi'a kursiyyuhussamaawaati wal ardhi, walaa ya-uudhuhuu hifdhuhumaa wahuwal 'aliyyuul 'adhiim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tertidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Siapakah yang adapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kerajaan Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Surah Al Ikhlas dan surah Al Mu'awwidzatain (yaitu surah Al Falaq dan An-Nas)&lt;br /&gt;• Surah Al Ikhlash:&lt;br /&gt;• Surat Al Falaq&lt;br /&gt;• Surah An Nas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzikir-dzikir tersebut di atas boleh biasa digunakan setelah melakukan shalat fardhu, atau dipilih beberapa diantaranya sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Atau, boleh juga dzikir-dzikir yang lain, asalkan sesuai dengan amalan Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Do’a-do’a sesudah sholat&lt;br /&gt;Awalilah do’a dengan hamdalah dan sholawat kepada Rasulullah SAW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Sebaiknya setiap berdoa jangan meninggalkan kesempatan buat mendoakan ibu dan bapak kita sebagai orang tua yang patut dihormati:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbighfirlii wa liwaalidayyaa warhamnii warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiira.&lt;br /&gt;Oh Tuhan, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, kasihanilah aku dan sayangilah keduanya sebagaimana mereka mengasihiku diwaktu kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. ALLAAHumma a’innaa ’alaa dzikrika, wa syukrika, wa husni ’ibaadatik&lt;br /&gt;Ya Allah, tolonglah kami agar mampu senantiasa mengingatMU, mensyukuri segala nikmat karuniaMU, senantiasa meningkatkan intensitas ibadah kami kepadaMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. ALLAAHumma innii as-alukal jannah, Allahumma ajirnii minannaar (7x)&lt;br /&gt;Ya Allah, sesungguhnya aku memohon surga kepada-Mu, ya Allah, bebaskan aku dari siksa neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak doa2 yang lain. doa-doa di atas boleh dibaca semuanya sesudah shalat, atau dipilih di antara doa yang disukai dan sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Boleh juga membaca doa-doa yang lain, tentunya doa yang terbaik ialah yang berasal dari Nabi Muhammad SAW atau dari para Nabi Allah yang lain. Juga diperbolehkan berdoa dengan bahasa kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Do’a-do’a Penutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAAHumma taqobbal minna, innaka antassamii’ul ’aliim, wa tub’alaina, innaka antattawwaaburrahiim&lt;br /&gt;Ya Tuhan kami, terimalah amal ibadah kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui…&lt;br /&gt;Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah. Wafil aakhiroti hasanah. Waqinaa ’adzaa bannaar.&lt;br /&gt;Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhaana robbika robbil izzati 'ammaa yashifuun, &lt;br /&gt;wasalaamun 'alal mursaliin, &lt;br /&gt;walhamdu LILLAAHii robbil 'aalamiin.&lt;br /&gt;Maha Suci Engkau Yaa Allah, Tuhan Yang Maha Mulia, maha suci Engkau dari segala sifat-sifat yang dinisbatkan oleh orang-orang kafir kepadaMU, &lt;br /&gt;dan salam ta'zim bagi seluruh nabi dan utusan, &lt;br /&gt;dan segala puji hanya bagi Allah, Tuhan Semesta Alam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-1996054193670827169?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/1996054193670827169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=1996054193670827169' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1996054193670827169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1996054193670827169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/06/doa-sesudah-shalat.html' title='DOA SESUDAH SHALAT'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-4563792619903649245</id><published>2010-06-15T06:35:00.001-07:00</published><updated>2010-06-15T06:35:39.516-07:00</updated><title type='text'>SAYA BELAJAR....</title><content type='html'>Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain&lt;br /&gt;mencintai saya.&lt;br /&gt;saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang&lt;br /&gt;yang saya cintai..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa butuh waktu bertahun-tahun&lt;br /&gt;untuk membangun kepercayaan dan hanya&lt;br /&gt;beberapa detik saja untuk menghancurkannya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa sahabat terbaik bersama saya&lt;br /&gt;dapat melakukan banyak hal dan kami selalu&lt;br /&gt;memiliki waktu&lt;br /&gt;terbaik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa orang yang saya kira&lt;br /&gt;adalah orang yang jahat,&lt;br /&gt;justru adalah orang yang membangkitkan&lt;br /&gt;semangat hidup saya kembali serta&lt;br /&gt;orang yang begitu perhatian pada saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh&lt;br /&gt;walau dipisahkan oleh jarak yang jauh,&lt;br /&gt;Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian&lt;br /&gt;seperti yang saya inginkan,&lt;br /&gt;bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa sebaik-baiknya pasangan itu,&lt;br /&gt;mereka pasti pernah melukai perasaan saya....&lt;br /&gt;dan untuk itu saya harus memaafkannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri&lt;br /&gt;dan orang lain...&lt;br /&gt;kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah&lt;br /&gt;terus-menerus...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya,&lt;br /&gt;tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang&lt;br /&gt;saya telah lakukan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar&lt;br /&gt;bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,&lt;br /&gt;tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki&lt;br /&gt;tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di&lt;br /&gt;dunia ini,&lt;br /&gt;semua butuh proses dan pertumbuhan,&lt;br /&gt;kecuali saya ingin sakit hati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar&lt;br /&gt;bahwa saya harus memilih&lt;br /&gt;apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan&lt;br /&gt;emosi itu yang&lt;br /&gt;menguasi diri saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan&lt;br /&gt;berarti&lt;br /&gt;saya harus benci dan berlaku bengis....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat&lt;br /&gt;perpisahan dengan&lt;br /&gt;orang yang saya cintai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering&lt;br /&gt;diambil segera&lt;br /&gt;dari kehidupan saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa saya harus belajar dari kesalahan yang&lt;br /&gt;pernah saya lakukan dan hidup untuk masa depan,&lt;br /&gt;bukan terus-menerus melihat ke masa lampau..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa cinta itu memberi dan mengerti tanpa harus&lt;br /&gt;diberi dan dimengerti..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa apa yang kita inginkan tidak selalu sesuai&lt;br /&gt;dengan apa yang kita butuhkan, dan kita harus&lt;br /&gt;berlapang dada menerimanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa keluarga saya adalah harta terbesar yang&lt;br /&gt;saya punya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar,&lt;br /&gt;bahwa saya harus tidak boleh berhenti tuk belajar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dari milis kampung sebelah...)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-4563792619903649245?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/4563792619903649245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=4563792619903649245' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/4563792619903649245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/4563792619903649245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/06/saya-belajar.html' title='SAYA BELAJAR....'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-5668669459912989436</id><published>2010-06-03T15:16:00.000-07:00</published><updated>2010-06-03T15:17:52.472-07:00</updated><title type='text'>HELALAH NAFAS SEJENAK...</title><content type='html'>Suatu ketika ada seorang anak dan ayahnya yang mengelola sebuah lahan pertanian kecil. Beberapa kali dalam setahun mereka mengangkut hasil pertaniannya ke kota untuk dijual. Ayah dan anak itu berbeda, sang ayah biasa bekerja tenang sedangkan sang anak selalu tergesa-gesa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi mereka menyiapkan pedatinya untuk membawa hasil pertaniannya ke kota.Anak itu berpikir jika ia memacu lembu penarik pedatiya dengan lebih cepat serta berjalan siang-malam, tentu ia akan sampai esok hari pagi-pagi benar.Tenanglah Nak, biar lambat asal selamat” Kata si ayah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi kalau kita tiba lebih dulu dari yang lain, kesempatan kita untuk menjual dengan harga yang baik akan lebih terbuka” Jawab sang anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya diam saja, lalu menarik topinya dan tidur diatas pedati yang dikemudikan sang anak. Setelah empat jam mereka melalui sebuah dusun dimana pamannya tinggal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berhentilah dulu disini nak, sudah lama aku tidak bertemu pamanmu” pinta sang ayah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi yah,…” sang anak coba menolak, namun sang ayah terlanjur turun menyapa pamannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jam berlalu. Ayahnya dan pemannya selesai mengobrol dan tertawa bersama, sedang si Anak mukanya masam. Perjalanan kembali dilanjutkan kali ini giliran sang ayah yang menuntun lembu sedangkan sang anak naik diatas pedati. Hingga kemudian mereka bertemu sebuah persimpangan, sang ayah menuntun lembunya ke arah kanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lewat kiri lebih cepat yah” sela sang anak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi lewat kanan pemandangannya lebih indah” Jawab sang ayah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidakkah ayah menghargai waktu” sang anak bicara kesal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh tentu saja, justru karena aku sangat menghargai waktu maka tiap detik harus bisa kunikmati keindahannya” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur itu memang sangat indah, apalagi tampak jelas pesona terbenamnya matahari. Tapi tentu saja sang anak tak bisa menikmatinya. Hati dan mulutnya terus mengomel, Ketika malam tiba, di dekat sebuah sungai yang mengalir jernih sang ayah menghentikan lembunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mari kita beristirahat disini nak” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini perjalanan terakhirku denganmu yah, kau lebih mementingkan menikmati keindahan alam daripada mencari uang Yah” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu kata-katamu yang paling indah dari tadi pagi Nak” Jawab sang ayah sambil memejamkan mata &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam berlalu, bintang dan bulan bersinar indah. Tapi tetap sang anak tak bisa memejamkan matanya dengan tenang. Hari itu dia sangat kesal pada ayahnya. Pagi-pagi sekali sebelum matahari terbit sang anak segera membangunkan ayahnya, dan kemudian melanjutkan perjalanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah jalan mereka melihat seorang petani yang tak mereka kenal sedang berusaha menarik pedatinya yang terperosok ke parit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mari kita bantu dia” Kata sang ayah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan kembali kehilangan waktu?” tanya sang anak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“santai nak, suatu waktu bisa jadi kau yang terperosok dalam parit.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir jam delapan pagi saat mereka selesai menarik pedati itu kembali kejalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan langit berwana gelap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kelihatannya hujan di kota” kata sang ayah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau saja tadi kita buru-buru pasti kita telah menjual dagangan kita” gerutu sang anak” Tenang saja nak, kau pasti akan bertahan lebih lama dan menikmati hidup lebih banyak lagi” nasihat sang ayah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari menjelang saat mereka mencapai bukit dan memandang kota yang mereka tuju dibawah bukit itu. Mereka terdiam, hingga sang anak berkata “Aku mengerti apa maksud ayah”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun memutar pedati dari kota tujuan mereka semula, Hiroshima,15 Agustus 1945 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;………………………………………………… &lt;br /&gt;Sahabat terkadang rutinitas kita bekerja, berumah tangga. bermasyarakat membuat kita tak mampu menikmati proses yang terjadi pada diri dan sekitar kita. Padatnya kesibukan, membuat seakan waktu terasa tak cukup. Bahkan sepertinya kita perlu meminta tambahan satu hari lagi dalam sepekan untuk menampung seluruh aktivitas kita. Bertindak cepat untuk semua persoalan seolah-olah menjadi satu-satunya solusi dari padatnya aktivitas kita. Bukan hanya itu kita juga dituntut untuk mampu berfikir lebih cepat bahkan bernafas dengan detakkan lebih cepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua tak salah, tapi tanpa disadari itu semua membuat Anda kesal , tak mampu merasakan keindahan, tak sabar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah sejenak menghela nafas Anda, hingga kemudian detak nafas Anda melambat. Dan rasakanlah saat nafas Anda lebih tenang, Anda dapat fokus kembali terhadap masalah Anda. Bahkan luar biasanya Anda akan rasakan kedamaian dihati Anda seberat apapun masalah Anda. Helalah nafas sekali lagi. Kemudian helalah sekali lagi dan rasakan sensasi nafas yang Anda hirup pada tubuh Anda. Dan lama kelamaan Anda akan menjadi hening Belajarlah untuk sering menghela nafas maka Anda akan selalu belajar tentang keheningan. Blaise Pascal bilang “Masalah pada manusia muncul karena manusia tak pernah bisa sejenak untuk hening”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosul pernah berkata” Istirahatlah kamu dengan sholat” Dalam tuntunan sholat khusyuk ada yang disebut dengan tumaninah yang mudahnya diartikan dengan tenang, maka gerakannya tenang tidak terburu-buru, bacaannya tenang, pikirannya tenang, hatinya tenang, bahkan tatapannya tenang. Saat inilah khusyuk terjadi sebuah proes keheningan menghadap Pencipta. Anda masih bisa mendengar,anda masih bisa merasa, tapi Anda tetap dalam keheningan bersama Rabbnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dalam hal apapun bahkan ibadah Anda tak akan bisa mendapatkan makna, keselamatan, kebahagiaan. Jika Anda tak memiliki ketenangan dan keheningan. Lihatlah Aktivitas Anda hari ini, sholat Dzuhur Anda misalnya. Apakah Anda lakukan tenang atau terburu-buru? Rapat-rapat organisasi Anda, tenang atau terburu-buru? Dan percayalah yang terburu-buru hasilnya lebih buruk dari yang tenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal untuk itu ternyata hanyalah sederhana; cobalah menghela nafas Anda, dan buat semua bergerak lebih lambat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang bijak yang berkata;Hidup Anda hanyalah kumpulan nafas. Belasan atau puluhan tahun Anda hidup hanyalah kumpulan dari tarikan dan buangan nafas kita. Maka siapa yang mampu mengendalikan nafasnya, dia pasti bisa mengendalikan hidupnya. Siapa yang mampu mengatur nafasnya, dia mampu mengatur hidupnya dan siapa mampu menenangkan nafasnya, dia juga akan mampu menenangkan hidupnya. Hmmm,..sederhana hanya menghela nafas,…. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hidup bukanlah untuk selalu merasa istimewa di mata orang, hidup hanyalah tarikan dan buangan nafas dan apa yang kita lakukan diantara keduannya”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-5668669459912989436?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/5668669459912989436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=5668669459912989436' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/5668669459912989436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/5668669459912989436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/06/helalah-nafas-sejenak.html' title='HELALAH NAFAS SEJENAK...'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-2182660635937081588</id><published>2010-05-20T16:25:00.000-07:00</published><updated>2010-05-20T16:26:07.067-07:00</updated><title type='text'>JANGAN TERGESA-GESA</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cfey%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, "Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. &lt;span style="" lang="FI"&gt;Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (adzab)-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera." (QS. al-Anbiya': 37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, ada sifat dasar kita yang harus selalu kita waspadai yaitu tergesa-gesa, maunya ingin cepat sukses, ingin cepat kaya, ingin cepat sembuh, ingin cepat cantik dan tampan, ingin cepat nikah, ingin cepat punya mobil dan rumah, ingin cepat punya gaji tetap dan passive income. Pokoknya semua harus serba GPL lah ( Gak Pake Lama ).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Tidakkah kita sadari bahwa Allah saja menciptakan Manusia, Alam semesta dan kehidupan ini melalui proses yang sangat panjang, padahal Dia sangat kuasa untuk menjadikan semuanya itu dengan instan, cukup dengan satu kata perintah ” KUN FAYAKUN ”= Jadi maka jadilah, tetapi mengapa itu tidak Dia lakukan ?, itulah cara Allah SWT memberi pelajaran kepada kita tentang arti sebuah PROSES.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Suatu hari, seorang pemuda hendak menimba ilmu bela diri kepada seorang guru kungfu. Sang Guru pun menerimanya sebagai murid dengan beberapa syarat.”Setiap pagi engkau harus menimba air dari sungai lalu mengangkatnya ke rumahku yang letaknya di atas bukit.” Sang Pemuda menyetujuinya. Demikianlah, ia melakukan tugas tersebut setiap hari. &lt;/span&gt;Ia mengambil air dari sungai dan membawanya dengan dua buah ember. Karena bak air di rumah sang Guru begitu besar, si pemuda harus bolak-balik, naik dan turun bukit, sampai beberapa kali. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tak terasa tiga bulan sudah berlalu. Si pemuda mulai gelisah.”Mengapa Guru belum juga mengajariku ilmu bela diri. &lt;span style="" lang="FI"&gt;Jangankan jurus-jurus jitu, dasar-dasarnya saja belum pernah dia ajarkan. Masa kerjaku hanya mengangkat air. Sungguh pekerjaan yang tidak berguna.” Kemudian ia memutuskan untuk mendatangi gurunya “Guru, aku sudah mulai lelah dengan tugas yang kau berikan. Setiap hari aku harus bangun pagi-pagi menimba air dan barus beristirahat ketika senja mulai tiba. Kapan Guru akan mengajariku ilmu pamungkas? Kalau begini terus, lebih baik aku berhenti saja!” katanya sedikit marah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sang guru diam sejenak lalu mengajaknya pergi ke kebun belakang. “kamu lihat tanaman bambu dan pakis itu?” katanya sambil menunjuk tanaman yang ada di depannya. Si pemuda mengangguk. “tanaman bambu dan pakis itu aku tanam dalam waktu yang bersamaan. Ketika pertama kali menanamnya, aku merawat benih-benih itu dengan saksama. Kemudian, pakis-pakis itu tumbuh dengan sangat cepat, warna hijaunya yang menawan menutupi tanah. Tidak ada yang terjadi pada benih bambu, tetapi aku tidak berhenti merawatnya. Dalam tahun kedua, pakis-pakis itu tumbuh lebih cepat dan lebih banyak lagi. Namun, tetap tidak terjadi apa-apa pada benih bambu. Aku tetap tidak menyerah. Dalam tahun ketiga tetap tidak ada yang tumbuh dari benih bambu, tetapi aku terus saja merawatnya, begitu juga dengan tahun keempat. Lalu pada tahun kelima sebuah tunas kecil muncul dari dalam tanah. Dibandingkan dengan pakis, tunas itu kelihatan begitu kecil dan tampak tidak berarti. Namun enam bulan kemudian, bambu ini tumbuh pesat dan tingginya mencapai lebih dari 100 kaki. Dia membutuhkan waktu lima tahun untuk menumbuhkan akar-akarnya. Akar-akar itu membuatnya kuat dan memberikan apa yang dia butuhkan untuk bertahan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Khalik tidak akan memberikan kita tantangan yang tidak bisa kita hadapi. Dari semua pergumulan hidup, entah masalah di tempat kerja, rumah tangga, pertemanan yag tak kunjung berakhir, sebenarnya kita sedang menumbuhkan akar-akar kita. Mungkin hari-hari yang kita jalani tampak tidak bermakna tanpa perubahan. Namun, sebenarnya melalui pengalaman dan perjalanan hidup yang kita lalui, kita sedang melatih diri membangun karakter dan fondasi hidup yang kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saat ini kita belum melihat apa-apa. Tidak ada sesuatu yang terjadi dalam hidup kita. Tetapi alam semesta ini tidak pernah menyerah pada kita, sama halnya seperti guru kungfu dalam cerita di atas. Dia terus menunggu, “merawat” , “memupuk”, bahkan beberapa tahun ke depan, kita akan tumbuh menjadi pribadi yang unggul bahkan pertumbuhan kita akan melebihi orang-orang biasa lainnya. &lt;/span&gt;Your time is come! &lt;span style="" lang="FI"&gt;Yakinilah Saatnya akan tiba Itu semua bergantung pada pribadi kita. Karena itu, jangan pernah menyerah dan putus asa dengan segala keadaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita gagal tujuh kali, bangkitlah untuk yang kedelapan kali agar kita pun menikmati jerih lelah kita selama ini. KITA SEMUA PASTI BISA SELAMA KITA SENANTIASA BERSAMA ALLAH YANG MAHA BISA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapatkan pahala (dari kebajikan) yang diusahakan dan ia mendapat siksa ( dari kejahatan ) yang dikerjakan. ( QS 2:286 )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-2182660635937081588?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/2182660635937081588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=2182660635937081588' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/2182660635937081588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/2182660635937081588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/05/jangan-tergesa-gesa.html' title='JANGAN TERGESA-GESA'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-6138402725765947330</id><published>2010-04-10T09:08:00.000-07:00</published><updated>2010-04-10T09:11:19.310-07:00</updated><title type='text'>AKU MAU MATI SAJA.....</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Lulus SMA mau lanjut kuliah gak punya  duit, putus asa? Jangan !&lt;br /&gt;Sudah Sarjana cari kerja gak dapet-dapet, putus asa? Jangan !&lt;br /&gt;Umur sudah kepala tiga mau nikah, gak datang juga tuh jodoh, putus asa?  Jangan !&lt;br /&gt;Baru nikah beberapa bulan, tiap hari ribut terus, putus asa? Jangan !&lt;br /&gt;Rumah megah, mobil mewah, suami jarang pulang, istri sibuk arisan, anak  keluyuran, putus asa? Jangan !. Pokoknya jangan pernah putus asa apapun  masalah kita, Oke !&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahabat, tidak ada satupun manusia di dunia ini yang tidak diuji oleh  Allah SWT dengan masalah, dan ujian itu selalu berbanding lurus dengan  kualitas hidup dan Keimanan kita kita. Karena dengan ujian itulah  kualitas daya juang kita, keimanan kita dan kesabaran kita akan terukur  dan terbukti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun jika ujian benar-benar menerpa kita, jangan coba-coba lari ke  tempat yang tidak tepat, lalu kepada siapa kita lari ? ke  Dukun/Paranormal ? jangan, ke kuburan atau tempat-tempat yang  dikeramatkan ? apalagi disitu juga jangan !, ke  Kyai/Ajengan/Syech/Ustadz ? jangan ! atau cari-cari guru spiritual, itu  juga gak perlu ! lalu lari kemana ? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Maka larilah kepada (menaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang  pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu ”.( Adz-Dzariat : 50 ).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi yang pertama kali kita harus lari dulu kepada Allah SWT, setelah  itu&lt;br /&gt;Allah akan kasih petunjuk kepada kita atau mengirim kepada kita  seseorang yang dapat membantu menyelesaikan masalah kita, Insya Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja)  mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (  Al-Ankabut : 2 )&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit  ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan  berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar” ( Al-Baqoroh :  155 )&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karena itu jangan pernah berputus asa karena karena PUTUS ASA  itu identik KEKAFIRAN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum  yang kafir”. ( Yusuf : 87 )&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan  dengan Dia, mereka putus asa dari rahmat-Ku, dan mereka itu mendapat  azab yang pedih.” (Al-Ankabut :23 )&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang pria setengah baya mendatangi seorang guru, “Guru, saya sudah  bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha  saya kacau. Apapun yg saya lakukan selalu sial. Saya ingin mati.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sang Guru tersenyum, “Oh, kamu sakit.”&lt;br /&gt;“Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan.  Itu sebabnya saya ingin mati.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan, “Kamu  sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi  terhadap kehidupan. Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin  sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.”&lt;br /&gt;“Tidak Guru… Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin  hidup.” Tolak pria itu&lt;br /&gt;“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”&lt;br /&gt;“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”&lt;br /&gt;“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah  diminum malam ini, setengah lagi besok sore jam enam, dan jam delapan  malam kau akan mati dengan tenang.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Giliran dia menjadi bingung. Setiap Guru yang ia datangi selama ini  selalu&lt;br /&gt;berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh.  Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul  jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pulang ke rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun  tersebut. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia  rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati…  terbebaskan dari segala macam masalah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di  restoran masakan Jepang. Sesuatu yg sudah tidak pernah ia lakukan selama  beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin  meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya  santai banget! Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki  di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu.” Karena malam itu adalah malam  terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar.  Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan  jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya  masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2  cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi  itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang  istripun merasa aneh sekali, “Mas, apa yg terjadi hari ini? Selama ini,  mungkin aku salah. Maafkan aku, mas.” &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang.  Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya?” Dan sikap mereka  pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba,  segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih  toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda.  Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya  di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman  kepadanya, “Mas, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu  merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Ayah, maafkan  kami semua. Selama ini ayah selalu stres karena perilaku kami semua.”  Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup  menjadi sangat indah. Ia membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi  bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?&lt;br /&gt;“Ya Tuhan, apakah maut akan datang kepadaku. Tundalah kematian itu ya  Tuhan. Aku takut sekali jika aku hrs meninggalkan dunia ini ”. Ia pun  buru-buru mendatangi sang Guru yang telah memberi racun kepadanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesampainya di rumah Guru tersebut, pria itu mengatakan bahwa ia akan  membatalkan kematiannya. Karen ia takut sekali jika ia harus kembali  kehilangan semua hal yang telah membuat dia menjadi hidup kembali.  Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang  telah terjadi, sang Guru berkata “Buang saja botol itu. Isinya air  biasa. Kau sudah sembuh, APABILA KAU HIDUP DALAM KEKINIAN, APABILA KAU  HIDUP DENGAN KESADARAN BAHWA MAUT DAPAT MENJEMPUTMU KAPAN SAJA, MAKA KAU  AKAN MENIKMATI SETIAP DETIK KEHIDUPANMU. LEBURKAN EGOMU, KEANGKUHANMU,  KESOMBONGANMU. JADILAH LEMBUT, SELEMBUT AIR. DAN MENGALIRLAH BERSAMA  SUNGAI KEHIDUPAN. KAU TIDAK AKAN JENUH, TIDAK AKAN BOSAN. KAU AKAN  MERASA HIDUP. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah  jalan menuju ketenangan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu  pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Ah,  indahnya dunia ini…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hiduplah seolah-olah kamu akan mati esok, Belajarlah seolah-olah  kamu hidup selamanya”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buat yang masih suka menunda-nunda, apakah jadinya kalau besok hari&lt;br /&gt;meninggal? KEMATIAN PASTI AKAN TIBA menjemput setiap kita, Gak usah  dicari dan Gak usah diminta, karena tidak ada satupun ujian hidup di  Dunia ini yang melebihi kemampuan kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mari kita siapkan bekal yang terbaik untuk hidup di ALAM dengan  DIMENSI YANG LEBIH TINGGI dan KEBAHAGIAAN YANG KEKAL dan HAKIKI.&lt;br /&gt;“TIAP-TIAP YANG BERJIWA AKAN MERASAKAN MATI. Dan sesungguhnya pada hari  kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari  neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung.  KEHIDUPAN DUNIA ITU TIDAK LAIN HANYALAH KESENANGAN YANG MENIPU”. (Ali  Imron :185)&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-6138402725765947330?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/6138402725765947330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=6138402725765947330' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/6138402725765947330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/6138402725765947330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/04/aku-mau-mati-saja.html' title='AKU MAU MATI SAJA.....'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-245173575160740561</id><published>2010-04-09T05:21:00.000-07:00</published><updated>2010-04-09T05:34:52.086-07:00</updated><title type='text'>MENUNDA KEMATIAN</title><content type='html'>Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah  7  malam dirawat di RS di ruang ICU.Tubuhnya terbujur tak  berdaya. Samar-samar dia melihat dokter yang merawatnya  berbicara kepada istrinya. Dia tidak paham yang mereka  bicarakan.Dokter itu menggelengkan kepalanya, kemudian istrinya  terlihat sedih sambil memandangnya. Kemudian dia tak sadarkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat  pukul 24.00, saat orang-orang terlelap . Dia melihat sesosok bayangan terang.  Sesosok itu menatapnya dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku adalah malaikat maut ..."  katanya datar. Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring  tak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku hanya memberi kabar padamu, Kalau dalam waktu  24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan  tetap hidup. Tapi jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan  belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau  hanya mencari 50 orang, itu mah gampang ..." kata si pengusaha ini dengan  yakinnya. Setelah itu Malaikat pun pergi dan akan datang 1 jam sebelum  batas waktu yang sudah disepakati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, Tepat pukul  23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si  pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah  banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari  2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan  yang sulit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat itu menjawab, "aku sudah berkeliling  mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3  orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 1 jam lagi,  rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang  berdoa buat kesembuhanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menunggu reaksi dari si  pengusaha, si Malaikat menunjukkan layar besar mirip layar  bioskop dan menunjukkan siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di  layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2  orang anak kecil, putra-putrinya yang berdoa dengan khusuk dan  tampak ada tetesan air mata di pipi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata  Malaikat, "Aku beritahu, kenapa Tuhan memberikanmu kesempatan kedua ?? Itu  karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali  terlihat di mana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, "Tuhan,  aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik!  Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur  dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk  popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar di hadapanMu.  Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada  kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba tidak mampu membesarkan  mereka seorang diri." Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata  tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan terus  karena kurang istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peristiwa itu, tanpa terasa,  air mata mengalir di pipi pengusaha ini... timbul penyesalan  bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan ayah yang  menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa  besar cinta istri dan anak-anak padanya.&lt;br /&gt;Waktu terus bergulir,  waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang  makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang  luar biasa tapi waktunya sudah terlambat! Ternyata sampai menit terakhir  belum ada lagi orang yang mendoakannya...&lt;br /&gt;Dengan setengah  bergumam dia bertanya, "Apakah di antara karyawanku, kerabatku,  teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"&lt;br /&gt;Jawab  si Malaikat, "Ada beberapa yang berdoa buatmu ketika mereka menjenguk tapi  mereka tidak tulus, bahkan ada yang hatinya berbisik mensyukuri penyakit  yang kau derita saat ini...&lt;br /&gt;Itu semua karena selama ini kamu  arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega  memecat karyawan yang tidak bersalah. Engkaupun tidak pernah  peduli terhadap penderitaan orang-orang di sekitarmu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si  pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir  buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri  yang setia menjaganya sepanjang malam. Dan sadarlah bahwa dia memang orang  yang tidak pernah peduli dan memiliki perhatian yang tulus kepada orang  lain. Bagaimana mungkin orang lain tulus mendoakannya ??&lt;br /&gt;Air  matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi  rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil  memangku si bungsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00,  tiba-tiba si Malaikat berkata, "Selamat. Tuhan memerintahkanku  menunda kematianmu ! Kau tidak jadi meninggal, karena ada 47  orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00."&lt;br /&gt;Dengan terheran-heran  dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang  itu? Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah  dia kunjungi bulan lalu.&lt;br /&gt;"Bukankah itu Panti Asuhan?" kata si  pengusaha pelan.&lt;br /&gt;"Benar, kau pernah memberi bantuan bagi mereka  beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya  untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tadi pagi, salah seorang  anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang  pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah melihat gambar  di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah  menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat  kesembuhanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, Ketika kita sakit, atau meninggal  dunia... berapa banyak orang yang benar-benar peduli dan tulus  mendoakan kita?&lt;br /&gt;Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi  Nabi saw dan berkata,”Wahai Rasulullah, siapakah orang yang  paling diicintai Allah ? dan amal apakah yang paling dicintai  Allah swt?” Rasulullah saw menjawab, "Orang yang paling dicintai  Allah adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia dan amal  yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau  masukkan ke dalam diri seorang muslim atau engkau menghilangkan  suatu kesulitan atau engkau melunasi utang atau menghilangkan kelaparan.&lt;br /&gt;Dan  sesungguhnya aku berjalan bersama seorang saudaraku untuk (menuaikan) suatu  kebutuhan lebih aku sukai daripada aku beritikaf di masjid ini—yaitu Masjid  Madinah—selama satu bulan.&lt;br /&gt;Dan barangsiapa yang menghentikan  amarahnya maka Allah akan menutupi kekurangannya dan barangsiapa  menahan amarahnya padahal dirinya sanggup untuk melakukannya  maka Allah akan memenuhi hatinya dengan harapan pada hari kiamat.&lt;br /&gt;Dan  barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya untuk (menunaikan) suatu keperluan  sehingga tertunaikan (keperluan) itu maka Allah akan meneguhkan kakinya  pada hari tidak bergemingnya kaki-kaki (hari perhitungan).” (HR. Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*  Hadits ini dihasankan oleh Syeikh al Albani didalam kitab “at Targhib  wa at Tarhib” (2623)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-245173575160740561?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/245173575160740561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=245173575160740561' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/245173575160740561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/245173575160740561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/04/menunda-kematian.html' title='MENUNDA KEMATIAN'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-8782031902392388333</id><published>2010-03-16T19:32:00.000-07:00</published><updated>2010-03-16T19:38:01.548-07:00</updated><title type='text'>LUPAKAN KEBAIKAN, MAAFKAN KESALAHAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;”Dua Hal Yang Harus Dilupakan Dalam Hidup Adalah Kebaikan Kita Kepada Orang Lain Dan Kesalahan Orang Lain Terhadap Kita” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila kita mempunyai kesempatan dan kemampuan untuk berbuat baik, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LAKUKANLAH... &lt;/span&gt;Karena banyak orang yang mempunyai kemampuan Tetapi tidak memiliki kesempatan.&lt;br /&gt;Demikian juga banyak yang mempunyai kesempatan tetapi tidak punya kemampuan untuk melakukan kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu di sebuah perkampungan tinggal seorang nenek yang sudah sangat tua. Namun kondisi tubuhnya masih sangat sehat. Walaupun usianya sudah lanjut dirinya masih bisa mencari nafkah sendiri. Walaupun hidup sendiri, dirinya tidak pernah terlihat sedih. Setiap waktu bibirnya selalu mengembangkan senyum dan raut mukanya ceria.&lt;br /&gt;Nenek ini tidak menjadi beban para tetangga, sebaliknya para tetangga menjadikan beliau sebagai tempat mencari jalan keluar untuk berbagai masalah, karena Sang nenek memang terkenal suka membantu terhadap sesama, beliau akan memberikan bantuan sebanyak yang ia bisa. Kalau memang harus memberikan bantuan berupa materi, ketika ia punya dirinya tak segan-segan memberikan kepada yang lebih membutuhkan. Tidak hanya orang yang tidak mampu saja yang sering minta bantuan kepada Sang nenek, banyak juga orang kaya bahkan pejabat setempat mendatanginya untuk sekedar meminta nasehat. Masyarakat setempat sangat mengagumi dan menghormati Sang nenek mulai dari anak-anak sampai dengan orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari dirinya pun didatangi seorang pejabat desa setempat, pejabat ini terkenal sangat dermawan. Namun pejabat ini tetap merasakan pamornya kalah dengan Sang nenek. Ia merasakan apa yang dilakukan jauh melebihi sang nenek. Ia selalu membantu rakyatnya yang kesusahan dan ia merasakan apa yang didapat tidak setimpal. Hatinya sangat gelisah dan pejabat ingin mencari tahu apa yang diperbuat nenek sehingga Sang nenek mendapatkan simpati yang melebihi dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Nenek aku ingin tahu rahasia nenek sehingga nenek begitu dihormati disini?” Tanya pejabat.&lt;br /&gt;”Nenek tidak melakukan apa-apa” Jawab nenek dengan gaya khasnya yang selalu tersenyum tulus kepada siapa saja.&lt;br /&gt;”Aku benar-benar ingin tahu nenek, Aku merasakan aku sudah berusaha yang terbaik untuk rakyatku tetapi mengapa aku masih tetap saja gelisah. Bukankah kata orang-orang bahwa yang selalu berbuat baik hidupnya akan tenang”&lt;br /&gt;”Itu betul tuan pejabat” Nenek menjawab singkat.&lt;br /&gt;”Kalau berbicara kebaikan aku yakin aku jauh lebih banyak berbuat baik dibandingkan nenek. Tapi bagiku bisa membantu orang merupakan satu karunia terbesar yang harus aku syukuri”&lt;br /&gt;”Itu juga betul tuan pejabat”&lt;br /&gt;”Aku bisa merasakan dan sangat yakin hidup nenek jauh lebih tentram dan bahagia dari aku” Tuan pejabat makin gelisah.&lt;br /&gt;”Lagi-lagi tuan pejabat betul” Sang nenek memberikan jawaban yang sama dan pembawaannya juga tetap tenang.&lt;br /&gt;”Mengapa bisa demikian?” Airmuka pejabat mulai berubah. Wibawa Sang pejabat hampir tidak terlihat dan berganti sosok yang memelas yang lagi membutuhkan pertolongan.&lt;br /&gt;”Apakah tuan pejabat benar-benar ingin tahu penyebab kegalauan tuan?” Sang nenek pun melontarkan pertanyaan.&lt;br /&gt;”Iya nek” Balas tuan pejabat.&lt;br /&gt;"Sesungguhnya nenekpun belum tahu apa penyebabnya, yang bisa nenek lakukan adalah mencari akar permasalahan yang menyebabkan tuan gelisah” Kali ini nenek berbicara dengan nada yang sangat berwibawa. Dan kewibawaannya semakin membuat si pejabat ciut.&lt;br /&gt;”Baiklah, nenek ingin tanya hari ini tuan sudah berbuat kebaikan apa saja dan kejahatan atau kesalahan orang lain apa yang diterima tuan ?” Nenek menatap dalam-dalam sedangkan tuan pejabat tidak berani membalas tatapan Sang nenek. Ia tertunduk sedih.&lt;br /&gt;”Hari ini aku telah membantu sebuah keluarga yang kelaparan. Aku terharu melihat mereka menitik air mata saat menerima bantuan dariku, tapi yang membuatku kesal saat aku menuju kesini ditengah jalan aku bertemu seorang yang terpeleset dijalan, aku menolongnya, dia bukannya berterimakasih malah memaki-maki aku dengan kata yang kasar katanya aku jadi pejabat tidak becus. Masa, jalan lagi rusak tidak diperbaiki. Padahal kondisi jalan sama sekali tidak rusak. Aku benar-benar tidak bisa diterima, air susu dibalas dengan air tuba” Jelas pejabat panjang lebar.&lt;br /&gt;”Lupakan itu semua maka hidup tuan akan tenang”&lt;br /&gt;”Maksud nenek?” Tuan pejabat makin bingung.&lt;br /&gt;”Lupakan kebaikan kita kepada orang lain dan juga lupakan kesalahan orang lain terhadap kita”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tuan pejabatpun paham apa yang membuat dirinya tidak tenang dan mengapa hidup Sang nenek begitu dihormati. Tuan pejabat pun berpamitan pulang dan ia telah menemukan kunci hidup tentram. Setelah itu, wajah tuan pejabat pun selalu terlihat ceria dan mengembangkan senyum. Dirinya pun tidak mengingat kebaikannya dan kesalahan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbuat baik itu mulia, mampu memaafkan jauh lebih mulia ”Kebaikan Akan Kehilangan Nilai Luhurnya Jika Mengharapkan Pamrih, Dan Kesalahan Orang Lain Pun Akan Membawa Berkah Jika Kita Bisa Memaafkan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menolong orang lain atau berbuat kebaikan harus dari hati. Dan juga harus dengan niat benar-benar ingin berbuat baik tanpa mengharapkan balasan atau pamrih, karena apabila kita berbuat mengharapkan puji-puji dari orang lain maka nilai kebaikan yang kita perbuat akan kehilangan keluhurannya. Bahkan lebih dari itu apabila satu harapan untuk mendapatkan balasan tidak terpenuhi akan menyebabkan hati kita tidak bisa terima dan merasa apa yang kita lakukan hanyalah sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dengan kesalahan orang lain kita harus bisa memaafkan dan melupakan. Karena jika tidak, kesalahan orang lain akan menjadi momok dalam batin yang akhirnya akan melahirkan dendam, dendam akan terus menghasut hati dan pikiran kita untuk melakukan satu pembalasan. Hal ini sangat tidak menguntungkan buat kita, banyak energi yang terbuat sia-sia untuk memikirkan cara membalas kejahatan dengan kejahatan, meskipun kejahatan sudah terbalaskan dengan beribu-ribu lipat kejahatan tetap saja tidak akan membuat sanubari kita menjadi tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat kebaikan kita dan kesalahan orang lain bukan tidak mungkin akan menimbulkan satu penyakit jiwa dan fisik, memikirkan kebaikan kita tidak dihargai dan pelecehan orang lain akan menyebabkan kita susah tidur dan tidak ada nafsu makan, bukankah akan merusak lahiriah dan batiniah?. Melupakan kebaikan kita membuat kita tidak berharap lebih dan melupakan kesalahan orang lain akan membunuh akar dendam yang otomatis membuat kita hidup tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kisah di atas, penyebab kegelisahan tuan pejabat tidak berasal dari mana-mana tetapi dari hatinya sendiri. Dan ketentraman Sang nenek pun berasal dari hati dan pikirannya sendiri, tidak ada niat untuk menjadi orang yang mulia yang juga membuat dirinya menjadi mulia. Berbuat baik terhadap sesama adalah kewajiban yang tidak perlu ada hitung-hitungan. Dan bersyukurlah kita yang diberi kesempatan untuk berbuat baik. Lihatlah berapa banyak orang yang ingin berbuat baik tetapi tidak mempunyai kesempatan. Mereka yang terbaring tidak berdaya, mereka yang tidak punya apa-apa saat melihat pengemis datang kepadanya, hanya ada niat tetapi tidak mempunyai kemampuan. Namun itu masih lebih baik dari pada mereka yang bisa menolong tetapi enggan melakukannya. Menolong orang lain atau berbuat baik pun tidak selalu dengan materi, kita bisa membantu dengan tenaga, pikiran bahkan hanya dengan menjadi pendengar yang baik yang sedikit berbicara ketika orang lain menceritakan beban hidupnya. Dan di Dunia ini pun tidak ada orang yang tidak pernah berbuat salah. Jika kita tidak bisa melupakan kesalahan orang lain terhadap kita, sepanjang hidup berapa banyak orang yang pernah berbuat salah kepada kita. Jika dibiarkan bukankah dendam akan menumpuk dihati kita yang akan merusak diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbuat baik sekecil apapun lalu lupakan. Dan sebesar apapun kesalahan orang lain kitapun tidak perlu mengingatnya. Sebelum kita menghitung kebaikan yang telah dilakukan sebaiknya terlebih dahulu kita harus menghitung kesalahan yang pernah diperbuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika seorang pria bertanya kepada Rasulullah SAW tentang akhlak yang baik, maka Rasulullah SAW membacakan firman Allah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Jadilah engkau pemaaf dan perintahkan orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.”&lt;/span&gt; (QS al-A’raaf [7] : 199). Kemudian beliau bersabda lagi, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Itu berarti engkau harus menjalin hubungan dengan orang yang memusuhimu, memberi kepada orang yang kikir kepadamu dan memaafkan orang yang menganiayamu.”&lt;/span&gt; (Hr. Ibnu Abud-Dunya)&lt;br /&gt;Allah berfirman dalam Hadits Qudsi yang artinya : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Nabi Musa a.s telah bertanya kepada Allah : “Ya Rabbi ! siapakah diantara hamba-MU yang lebih mulia menurut pandangan-Mu ?” Allah berfirman : “Ialah orang yang apabila berkuasa (menguasai musuhnya), dapat segera memaafkan.”&lt;/span&gt; (Kharaithi dari Abu Hurairah r.a)&lt;br /&gt;Dalam Perang Uhud Rasulullah mendapat luka pada muka dan juga patah beberapa buah giginya. berkatalah salah seorang sahabatnya :  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Cobalah tuan doakan agar mereka  celaka.” &lt;/span&gt;Rasulullah menjawab :&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “Aku sekali kali tidak diutus untuk melaknat seseorang, tetapi aku diutus untuk mengajak kepada kebaikan dan Penebar Kasih Sayang. Lalu beliau menengadahkan tangannya kepada Allah Yang Maha Mulia dan berdoa : “Ya Allah, ampunilah kaumku, karena mereka tidak mengetahui .”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan hendaklah mereka suka memaafkan dan mengampuni. apakah kalian tidak suka Allah mengampuni kalian ?”&lt;/span&gt; (QS. An-Nuur : 22)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-8782031902392388333?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/8782031902392388333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=8782031902392388333' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/8782031902392388333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/8782031902392388333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/03/lupakan-kebaikan-maafkan-kesalahan.html' title='LUPAKAN KEBAIKAN, MAAFKAN KESALAHAN'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-3907098361082145934</id><published>2010-03-15T18:47:00.001-07:00</published><updated>2010-03-15T18:47:34.364-07:00</updated><title type='text'>SAYANGI ORANG TUA KITA....</title><content type='html'>Suatu saat di sebuah desa di Jepang ada tradisi anak akan membuang orang tua mereka yang sudah uzur ke hutan. Alkisah, suatu hari seorang pria berjalan tertatih-tatih karena membopong seorang wanita tua ke hutan untuk dibuang. Wanita tua itu adalah ibu kandungnya sendiri. Ketika pria itu menggendong ibunya ketengah hutan, di sepanjang perjalanan sang ibu mematahkan ranting-ranting kecil yang bisa digapainya. Setelah sampai ditengah hutan, pria itu menurunkan ibunya sembari berkata: “Bu, kita sudah sampai.” Sebenarnya pria itu bergumul dengan perasaan sedih dihatinya, tetapi entah kenapa dia tega melakukannya. “Nak, Ibu sangat mengasihimu. Sejak kau kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang Ibu miliki dengan tulus, bahkan sampai detik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu tidak ingin engkau tersesat saat pulang nanti, karena itu tadi Ibu mematahkan ranting-ranting kecil disepanjang jalan. Ikutilah patahan ranting itu maka engkau akan sampai dirumah dengan selamat.” Demikian pesan si Ibu sambil memberikan pelukan untuk yang terakhir kalinya. Mendengar itu, hati si anak menjadi hancur, ia tak bisa lagi membendung air matanya. Sambil menangis ia memeluk ibunya sangat erat. Kemudian digendongnya wanita tua itu untuk dibawa pulang. Konon, pria itu merawat ibunya dengan penuh kasih sampai ajal memanggil ibunda tercinta. Ketulusan kasih seorang ibu tidak berubah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini menjadi peneguh bagi kita bahwa kasih sayang seorang ibu tidak pernah berubah, meskipun seorang anak tega berbuat jahat kepada wanita yang sudah mengandung, melahirkan, merawat dan membesarkannya. Di zaman ini, tidak sedikit kita menjumpai kejadian yang demikian. Memang sudah tidak ada lagi anak yang membuang orang tuanya ketengah hutan, tetapi ada banyak anak yang sibuk mengurus bisnis atau kehidupannya sendiri dan membiarkan orang tuanya menjalani hari tuanya dalam kesepian yang tidak bertepi. Ada pula anak yang karena tidak mau susah malah memasukkan orang tuanya ke panti jompo, dan jarang sekali pergi membesuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu waktu kita kecil, orang tua kita juga sibuk mencari nafkah yang akan digunakan untuk membeli susu, pakaian dan biaya sekolah kita, tetapi mereka tetap merawat kita. Tentu akan lebih mudah dan tidak merepotkan jika mereka menitipkan kita untuk diasuh serta dibesarkan dipanti asuhan atau dirumah singgah, tetapi mereka tidak melakukannya karena mereka mengasihi kita dengan tulus. Mengapa kita tidak memberikan cinta yang sama besarnya dengan cinta yang sudah kita terima dari mereka selama puluhan tahun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya kasih itu menular, lalu mengapa kasih orang tua itu tidak menular kepada kita? Mungkin karena kita terlalu egois dan tidak mau direpotkan. Mulai hari ini marilah kita belajar untuk menghormati ibu dan bapak kita dengan sepenuh hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-3907098361082145934?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/3907098361082145934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=3907098361082145934' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/3907098361082145934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/3907098361082145934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/03/sayangi-orang-tua-kita.html' title='SAYANGI ORANG TUA KITA....'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-223147380041540582</id><published>2010-03-14T16:14:00.000-07:00</published><updated>2010-03-14T16:15:19.737-07:00</updated><title type='text'>3 lembar Rp 10.000</title><content type='html'>Seorang ayah ingin mengajarkan kepada anaknya sejak dini yang baru duduk dikelas 3 SD untuk mengatur uang jajannya. Sang anak diberi uang Rp 30.000 perminggu (termasuk ongkos ojek). Biasanya uang tersebut diberikan sang ayah sehari sebelum anaknya masuk sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada minggu pagi mereka berdua hendak jalan-jalan ke kota untuk menikmati liburan. Sebelum berangkat, tak lupa sang ayah memberikan uang jajan mingguan anaknya dengan tiga lembar uang Rp 10.000. Dan uang tersebut disimpan rapi dalam saku celananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah keasikan sang ayah dan anaknya menikmati hari libur mereka, tiba-tiba keduanya dikejutkan dengan kedatangan seorang kakek pengemis yangg telah tua renta sambil memelas.&lt;br /&gt;Tak tega melihat sang kakek tua memelas, sang anak dengan sigap langsung mengeluarkan 3 lembar uang 10.000,- dari saku celana dan diberikan seluruhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontan saja kakek pengemis ini terlihat sangat senang seraya mengucapkan rasa syukur dan terimakasih yang tak terkira kepada sang anak dan ayahnya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah si kakek tua berlalu, kemudian sang ayah bertanya;&lt;br /&gt;“Sayang, kenapa kamu berikan semua uangmu untuk kakek itu? Bukankah satu lembar saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hingga nanti malam?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayah..kalau kakek tua itu ikhlas menerima yang sedikit maka aku ikhlas untuk memberikan yang lebih besar!” Jawab anaknya dengan wajah tersenyum..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tek!!!” Hati sang ayah langsung tersentak kaget mendengar jawaban tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah, terus uang jajanmu untuk seminggu ke depan bagaimana?” Tanya sang ayah mencoba menguji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kan aku masih punya ayah dan bunda! Tidak seperti kakek tua itu yang mungkin hanya hidup sebatangkara di dunia ini.” Balas anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa kamu begitu yakin kalo ayah dan bunda akan mengganti uang jajanmu? Ayah nggak janji loh?” Kembali sang ayah mengujinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalo ayah merasa bahwa aku adalah amanah dari Allah yang dititipkan kepada ayah dan bunda, maka aku sangat yakin ayah dan bunda tak akan membiarkan aku kelaparan seperti kakek tua itu..” Jawab sang anak mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan sang ayah tak percaya dengan jawaban dari putranya hingga ia kehabisan kata-kata. Ia tak menyangka jawaban seperti itu keluar dari seorang bocah kelas 3 SD. Ia seperti sedang berhadapan dengan seorang ulama besar dan ia tak bernilai apa-apa ketika berada dihadapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia berjongkok dan memegang kedua pundak anaknya..&lt;br /&gt;“Sayang…ayah dan bunda janji akan selalu menjaga dan merawatmu hingga Allah tetapkan batas umur ini. Ayah sangat sayang padamu..” Sambil kedua matanya berkaca-kaca seolah tak kuat menahan haru..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil memegang kedua pipi ayahnya, sang anak membalas,&lt;br /&gt;“Ayah tak perlu berkata seperti itu. Sejak dulu aku sudah tahu bahwa ayah dan bunda sangat mencintai dan menyayangiku. Kelak jika aku sudah dewasa aku akan selalu menjaga ayah dan bunda, dan aku tidak akan membiarkan ayah dan bunda hidup dijalan seperti kakek tua itu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan airmata sang ayahpun tak terbendung mendengar jawaban tulus dari anaknya. Dipeluklah tubuh mungil itu dengan sangat erat. Dan kedua larut dalam haru dan kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat.....,dalam Al-Qur’an, Luqman adalah tokoh orang tua yang bijak dalam mendidik anak yang diabadikan, ada beberapa Nasehat dari Lukman kepada anaknya yang bisa kita ambil sebagai pelajaran kepada anak-anak kita atau anak buah kita ( tentu saja redaksinya silahkan Anda rubah sesuai dengan kondisi ), nasehat-nasehat tersebut diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Anakku ketahuilah sesungguhnya dunia ini bagaikan lautan yang dalam, banyak yang karam kedalamnya bila engkau ingin selamat , agar jangan karam, layarilah lautan itu dengan sampan yang bernama taqwa, isinya ialah iman dan layarnya adalah tawakkal kapada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang senantiasa menyediakan dirinya untuk menerima nasehat, maka dirinya akan mendapatkan penjagaan dari Allah. Orang yang insyaf dan sadar setelah menerima nasihat orang lain, dia kan senantiasa menerima kemuliaan dari Allah juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang yang merasa dirinya hina dan merasa rendah dalam beribadah dan taat kepada Allah, jadilah ia tawadhu’ kepada Allah , dia akan lebih dekat dengan Allah dan selalu berusaha menghindarkan ma’siat kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hai anakku; seandainya orang tuamu marah kapadamu karena kesalahanmu maka marahnya orang tua itu adalah bagaikan pupuk bagi tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jauhkanlah dirimu dari berhutang , karena berhutang itu menjadikan dirimu hina diwaktu siang dan gelisah diwaktu malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Senantiasalah berharap kapada Allah tentang sesuatu yang menyebabkan untuk tidak mendurhakai Allah. Takutlah kapada Allah dengan sebenar-benarnya takut, tentulah engkau akan lepas dari sifat keputusasaan dari Rahmat-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Hai anakku ; seorang pendusta akan lekas hilang air mukanya karena tidak dipercyai orang dan seorang yang telah bejat akhlaqnya akan senantiasa banyak melamunkan hal-hal yang tidak benar. Ketahuilah , memindahkan batu besar dari tempatnya semula itu lebih mudah daripada memberi pengertian kepada orang yang tidak mau mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Hai anakku ; engkau telah merasaan betapa beratnya mengangkat batu besar dan besi yang amat berat, tetapi akan lebih berat lagi dari pada itu semua adalah bilamana engkau mempunya tetangga yang jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Hai anakku ; janganlah sekali-kali engkau mengirimkan seseorang yang bodoh menjadi utusan. Maka bila tidak ada orang yang cerdas dan pintar, sebaiknya dirimu sendirilah yang menjadi utusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jauhilah sifat dusta, sebab berdusta itu enak sekali mengerjakanya, bagaikan memakan daging burung, padahal sedikit saja berdusta itu telah memberikan akibat yang berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Hai anakku ; bila engkau menghadapi dua alternative ta’ziyah orang mati ataukah menghadiri pesta perkawinan maka hendaklah engkau memilih untuk melayat orang mati, sebab melayat orang mati itu akan mengingatkanmu pada kampung akhirat, sedangkan menghadiri pesta perkawinan itu akan mengingatkanmu kesenangan duniawi saja.&lt;br /&gt;12. Janganlah engkau makan sampai kenyang yang berlebihan, karena sesungguhnya makan yang terlalu kenyang itu alangkah lebih baiknya bila diberikan kepada anjing saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Hai anakku ; jangnlah kamu langsung menelan saja karena manisnya barang dan janganlah kamu langsung memuntahkan barang karena pahitnya. Karena yang manis itu belum tentu menimbulkan kesegaran, dan yang pahit itu belum tentu menimbulkan kegetiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Makanlah makananmu bersama-sama dengan orang yang taqwa dan musyawarahkanlah urusanmu dengan para alim ulama dengan cara memohon nasihat kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Hai anakku ; bukanlah suatu kebaikan namanya bilamana engkau selalu mencri ilmu namun engkau tidak mengamalkanya. Hal itu tak ubahnya bagaikan seorang yang mencari kayu bakar, banyak terkumpul maka ia tidak kuat memikulnya tetapi ia masih selalu menambahnya juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Hai anakku ; bila engkau ingin menemukan kawan sejati, maka ujilah dahulu dengan membikin dia marah bila dalam kemarahanya itu dia masih berusaha menginsyafkan atau menyadarkan kamu, maka bolehlah dia engkau ambil sebagai kawan. Bila tidak demikian maka berhati-hatilah engkau terhadapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Selalulah baik tutur katamu dan halus budi bahasamu serta manis wajahmu, karena engkau akan disukai orang melebihi sukanya seseoran terhadap orang lain yang pernah memberikan barang berharganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Hai anakku ; bila engkau berteman, tempatkan dirimu padanya sebagai orang yang tidak mengharapkan sesuatu daripadnya namun biarkan dia yang mengharapkan sesuatu darimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Jadikanlah dirimu dalam segala perilakumu sebagai orang yang tidak ingin menerima pujian atau orang yang mengharapkan sanjungan orang lain, karena motivasi riya/pamrih itu menimbulkan cela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Hai anakku ; usahakanlah agar mulutmu jangan sampai mengeluarkan kat-kata yang busuk dan kotor serta kasar, karena engkau akan lebih selamat bila berdiam diri. Kalu berbicara usahakanlah agar bicaramu mendatangkan kemanfaatan bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Hai anakku ; janganlah engkau condong kepada urusan dunia dan hatimu selalu direpotkan dunia saja karena engkau diciptakan kedunia bukanlah untuk dunia saja. Sesungguhnya tak ada makhluk yang paling hina dari pada orang yang terpedaya oleh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Hai anakku janganlah engkau mudah tertawa kalau bukan karena sesuatu yang menggelikan engkau berjalan tanpa tujuan pasti, janganlah engkau menanyakan sesuatu yang tidak ada gunanya bagimu, janganlah menyia-nyiakan hartamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. barang siapa yang penyayang akan disayang, barang siapa pendiam tentu akan selamat dari berkata yang mengandung racun, dan barang siapa yang tidak bisa menahan lidahnya dari berkata kotor tentulah akan menyesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Hai anakku ; bergaulah rapat engkau dengan orang Ulama dan Ilmuwan, perhatikan lah nasihat dan perkataanya karena sesungguhnya sejuklah hati ini mendengarkan nasihatnya hiduplah hati ini dengan cahaya hikmah dari mutiara kata-katanya bagaikan tanah yang subur tersiram air hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Hai anakku ; ambillah harta dunia sekedar keperluanmu, dan nafkahkanlah yang selebihnya untuk bekal akhiratmu. Janganlah kau tendang dunia ini ke keranjang sampah karena nanti engkau akan menjadi pengemis yang membuat beban orang lain. Sebaliknya jangan engkau peluk dunia ini serta merengguk habis airnya karena sesungguhnya yang engkau makan dan pakai itu adalah tanah belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;taken from: &lt;a href="http://www.rumah-yatim-indonesia.org/" target="_blank" rel="nofollow" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this),"&gt;http://www.rumah-yatim-indonesia.org&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-223147380041540582?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/223147380041540582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=223147380041540582' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/223147380041540582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/223147380041540582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/03/3-lembar-rp-10000.html' title='3 lembar Rp 10.000'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-6302468822927066597</id><published>2010-03-11T04:31:00.000-08:00</published><updated>2010-03-11T04:46:23.684-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ikhlas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>Anakku…, Inilah Cinta, inilah Ikhlas.</title><content type='html'>Rasulullah saw. bersabda, “Ingatlah bahwa dalam tubuh ada segumpal daging, jika baik maka seluruh tubuhnya baik; dan jika buruk maka seluruhnya buruk. Ingatlah bahwa segumpul daging itu adalah hati.” (Muttafaqun ‘alaihi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bisa saya melihat bayi saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan kurang menarik. Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu, yang tak mampu menahan tangisnya. Sang ibu tahu hidup anak lelakinya itu kurang menggembirakan. Anak lelakinya itu terisak-isak berkata, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, "aku ini makhluk aneh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Ia pun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan, "Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?" Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya. Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuk anaknya. "Saya yakin saya mampu memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya," kata dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkan untuk anaknya. Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia." kata sang ayah. Operasi berjalan dengan sukses. Seorang&lt;br /&gt;lelaki baru pun lahir dengan cukup sempurna. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya." Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."&lt;br /&gt;Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah istrinya yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah......... bahwa sang ibu tidak memiliki telinga. "Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya," bisik sang ayah. "Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya, bukan? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat……Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat . Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui. Subhaanallah, Betapa dahsyatnya karya dan pekerjaan orang-orang yang ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-Ciri Orang Yang Ikhlas&lt;br /&gt;Orang-orang yang ikhlas memiliki ciri yang bisa dilihat, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Senantiasa beramal dan bersungguh-sungguh dalam beramal, baik dalam keadaan sendiri atau bersama orang banyak, baik ada pujian ataupun celaan. Ali bin Abi Thalib r.a. berkata, “Orang yang riya (lawan dari ikhlas) memiliki beberapa ciri; malas jika sendirian dan rajin jika di hadapan banyak orang. Semakin bergairah dalam beramal jika dipuji dan semakin berkurang jika dicela.”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terjaga dari segala yang diharamkan Allah, baik dalam keadaan bersama manusia atau jauh dari mereka. Disebutkan dalam hadits, “Aku beritahukan bahwa ada suatu kaum dari umatku datang di hari kiamat dengan kebaikan seperti Gunung Tihamah yang putih, tetapi Allah menjadikannya seperti debu-debu yang beterbangan. Mereka adalah saudara-saudara kamu, dan kulitnya sama dengan kamu, melakukan ibadah malam seperti kamu. Tetapi mereka adalah kaum yang jika sendiri melanggar yang diharamkan Allah.” (HR Ibnu Majah).  Tujuan yang hendak dicapai orang yang ikhlas adalah ridha Allah, bukan ridha manusia. Sehingga, mereka senantiasa memperbaiki diri dan terus beramal, baik dalam kondisi sendiri atau ramai, dilihat orang atau tidak, mendapat pujian atau celaan. Karena mereka yakin Allah Maha melihat setiap amal baik dan buruk sekecil apapun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam dakwah, akan terlihat bahwa seorang dai yang ikhlas akan merasa senang jika kebaikan terealisasi di tangan saudaranya sesama dai, sebagaimana dia juga merasa senang jika terlaksana oleh tangannya. Para dai yang ikhlas akan menyadari kelemahan dan kekurangannya. Oleh karena itu mereka senantiasa membangun amal jama’i (kebersamaa) dalam dakwahnya. Senantiasa menghidupkan syuro dan mengokohkan perangkat dan sistem dakwah. Berdakwah untuk kemuliaan Islam dan umat Islam, bukan untuk meraih popularitas dan membesarkan diri atau lembaganya semata.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-6302468822927066597?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/6302468822927066597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=6302468822927066597' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/6302468822927066597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/6302468822927066597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2010/03/anakku-inilah-cinta-inilah-ikhlas.html' title='Anakku…, Inilah Cinta, inilah Ikhlas.'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-1587238250766371114</id><published>2009-07-19T19:14:00.000-07:00</published><updated>2009-07-20T05:30:31.614-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ferry1271'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ferry'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='1 abad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muktamar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhammadiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muktamar 1 abad'/><title type='text'>SERBA-SERBI MUKTAMAR MUHAMMADIYAH 1 ABAD</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LAGU MUKTAMAR MUHAMMADIYAH 1 ABAD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mw punya mp3 lagu muktamar muhammadiyah 1 abad???&lt;br /&gt;silakan klik:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/118974282/3c5df6f/Lagu_Muktamar_Muhammadiyah_ke-46.html?s=1"&gt;http://www.4shared.com/file/118974282/3c5df6f/Lagu_Muktamar_Muhammadiyah_ke-46.html?s=1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atw mau baca notasinya?&lt;br /&gt;klik kanan and save image as.... pada notasi di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_ogXFbSyA008/SmPWaL0Gi7I/AAAAAAAAADI/x08zqUd_04E/s1600-h/muktamar+muhammadiyah+1+abad+%2B+syair.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 272px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_ogXFbSyA008/SmPWaL0Gi7I/AAAAAAAAADI/x08zqUd_04E/s400/muktamar+muhammadiyah+1+abad+%2B+syair.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360363726837287858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;kalau mw download, klik &lt;a href="http://www.4shared.com/file/119244387/f97dc070/muktamar_muhammadiyah_1_abad__syair.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/119244387/f97dc070/Notasi__Syair_Lagu_Muktamar_Muhammadiyah_1_Abad.html" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span&gt;http://www.4shared.com/fil&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;e/119244387/f97dc070/Notas&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;i__Syair_Lagu_Muktamar_Muh&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ammadiyah_1_Abad.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LOGO MUKTAMAR MUHAMMADIYAH 1 ABAD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mw logo muktamar muhammadiyah?&lt;br /&gt;klik kanan and save image as.... pada logo di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ogXFbSyA008/SmPhS3v4r3I/AAAAAAAAADg/qpeOFlJq_Hg/s1600-h/LOGO_MUKTAMAR-RGB.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 321px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ogXFbSyA008/SmPhS3v4r3I/AAAAAAAAADg/qpeOFlJq_Hg/s400/LOGO_MUKTAMAR-RGB.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360375695819714418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Atw kalau mw download, klik &lt;a href="http://www.4shared.com/account/file/119250130/356be691/LOGO_1_ABAD_MUKTAMAR_MUHAMMADIYAH.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/119250130/356be691/LOGO_1_ABAD_MUKTAMAR_MUHAMMADIYAH.html" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span&gt;http://www.4shared.com/fil&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;e/119250130/356be691/LOGO_&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;1_ABAD_MUKTAMAR_MUHAMMADIY&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;AH.html&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/119250130/356be691/LOGO_1_ABAD_MUKTAMAR_MUHAMMADIYAH.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KONSEP &amp;amp; MANUAL DESAIN LOGO MUKTAMAR MUHAMMADIYAH 1 ABAD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;silahkan klik &lt;a href="http://www.4shared.com/file/119289658/ed3d549b/concept_manual_design_logo_muktamar_muhammadiyah_1_abad.html" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span&gt;http://www.4shared.com/fil&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;e/119289658/ed3d549b/conce&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;pt_manual_design_logo_mukt&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;amar_muhammadiyah_1_abad.h&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;tml&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LOGO MUKTAMAR 'AISYIYAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Klw logo MUKTAMAR 'AISYIYAH ke-46, silakan klik &lt;a href="http://www.4shared.com/file/119251854/d331d9e4/Logo_Muktamar_Aisyiyah_46.html" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span&gt;http://www.4shared.com/fil&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;e/119251854/d331d9e4/Logo_&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;Muktamar_Aisyiyah_46.html&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-1587238250766371114?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/1587238250766371114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=1587238250766371114' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1587238250766371114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1587238250766371114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2009/07/lagu-muktamar-muhammadiyah-1-abad.html' title='SERBA-SERBI MUKTAMAR MUHAMMADIYAH 1 ABAD'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ogXFbSyA008/SmPWaL0Gi7I/AAAAAAAAADI/x08zqUd_04E/s72-c/muktamar+muhammadiyah+1+abad+%2B+syair.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-1841627801574734326</id><published>2009-06-17T15:14:00.000-07:00</published><updated>2009-06-17T15:26:40.812-07:00</updated><title type='text'>JK dan Tsunami Aceh</title><content type='html'>Skedar berbagi... bukan berkampanye. Bahwa keheroikan JK saat Tsunami Aceh memang layak untuk mendapat acungan sejuta jempol. Namun kebengisan Wiranto thd mahasiswa2 Trisakti juga patut untuk direnungkan..., hehe..! ditulis oleh reporter Mufida, tp bukan Mufida yg mantan Ketum OSIS SMK N 1 Godean lhoooo..... moga jha Mufida yg mantan tadi bisa sehebat Mufida yang reporter... Aminnn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat membaca sinetron singkat ini.....&lt;br /&gt;&lt;dl&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Aceh dan Sinetron JK &lt;/span&gt;&lt;dt&gt;Oleh mufida - 16 Juni 2009 - Dibaca &lt;span id="numbers"&gt;4473&lt;/span&gt; Kali - &lt;/dt&gt;&lt;dd&gt; &lt;div class="note_header"&gt; &lt;div class="note_title_share clearfix"&gt; &lt;div class="note_title"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cerita sinetron ini beredar di &lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=215310940252&amp;amp;ref=nf."&gt;Facebook&lt;/a&gt;, salah satunya dari Muchlis Hasyim&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="note_title"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mungkin Anda kenal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="note_title"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di sini diungkapkan bagaimana JK, SBY, dan drama tsunami Aceh. Ditulis dengan sangat baik oleh Majalah Tempo. Lupakan sejenak Anda memilih siapa. Baca saja dulu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="note_title"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;Tiga Hari Penuh Badai, JK!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Majalah Tempo, Edisi Khusus Akhir Tahun, 26 Desember 2005, halaman 32&lt;/span&gt;&lt;span id="more-22743"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Tiga Hari Penuh Badai&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Inilah kisah di pusat kekuasaan selama tiga hari pertama setelah tsunami. Mengenang setahun tragedi itu, beberapa sumber termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Menteri Komunikasi dan Informasi Sofjan Djalil menuturkan kenang-kenangan mereka kepada Tempo.&lt;br /&gt;****&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Baru duduk di jok mobilnya, telepon seluler Jusuf Kalla berdering-dering. Staf pribadinya melaporkan: “Pak, di Aceh ada tsunami. Dahsyat sekali.” Pagi itu, 26 Desember 2004, Kalla hendak menghadiri halal bihalal warga Aceh di Senayan, Jakarta. Kalla lalu mengirim pesan pendek ke telepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang pagi itu berada nun jauh di Nabire, Papua. Presiden menemui korban gempa yang melumat Nabire sehari sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Presiden membalas: “Saya sudah dengar. Tolong koordinasikan.” Kalla lalu menelepon Azwar Abubakar, Wakil Gubernur Provinsi Aceh. Gubernur Abdullah Puteh saat itu telah ditahan di penjara Salemba karena dugaan kasus korupsi.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kalla juga mengontak Kapten Didit Soerjadi, pilot pesawat pribadinya. Didit sedang beristirahat. “Kau segera mandi dan berangkat ke Aceh,” perintah Kalla. Semuanya serba buru-buru. Perintah terus mengalir saat Didit mandi. “Lucu juga, saya mandi sambil terima telepon Pak Wapres,” kenang sang pilot. Wapres menggegas semua stafnya menelepon semua pejabat di Aceh. Sial, tak satu pun menyahut. Kalla mulai cemas.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Di Aceh, dunia berhenti pagi itu. Bumi berguncang dengan kekuatan 8,6 pada skala Richter, air laut tumpah ke daratan. Beberapa keluarga sempat mengabarkan soal air bah kepada kerabat di Jakarta. Cuma sebentar. Lalu telepon putus total.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Halal bihalal warga Aceh di Senayan dibuka pada pukul sembilan lebih, berlangsung dalam suasana tegang sekali. Berita tsunami sudah menyebar. Banyak yang sibuk menelepon. Beberapa orang berlinang air mata. Ada yang histeris, gusar kian-kemari. Kalla berpidato sekenanya. Hampir tak ada yang mendengar. “Orang-orang ingin acara itu cepat kelar,” tutur Kalla kepada Tempo. Turun panggung, Kalla menggelar rapat mendadak di situ.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dia memerintahkan Sofjan Djalil memimpin rombongan pertama ke Aceh. “Pakai pesawat saya saja,” kata Wapres. Anggota rombongan 30 orang, antara lain Menteri Perumahan Rakyat Yusuf Azhari, Azwar Abubakar, dan beberapa tetua Aceh. Kalla membekali Sofyan uang Rp 200 juta dan sebuah telepon satelit. “Begitu kau tiba di Aceh, langsung telepon saya,” perintahnya. Mereka menjadi rombongan pertama pemerintah yang terbang ke Aceh di hari pertama tsunami.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pesawat berputar dua kali di langit Banda Aceh. “Dari udara Aceh terlihat hancur total,” tutur Kapten Didit. Menara bandara retak. Tak satu pun petugas di menara. Untung, pesawat mulus mendarat, sekitar pukul enam sore.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Anggota rombongan membeli beras dan mi instan di beberapa toko dekat bandara, lalu beranjak ke pendapa kantor gubernur sekitar pukul tujuh malam. Jalanan sunyi senyap. Gelap gulita. Satu-satunya penerangan cuma lampu mobil. Sungguh mengerikan. Mayat bergelimpangan di jalan, di kolong rumah, tersangkut di dahan pohon. Beberapa ekor anjing berlari ke sana kemari. Anggota rombongan mulai menangis sesenggukan.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Malam itu ratusan orang menumpuk di pendapa kantor gubernur. Banyak yang luka parah. Puluhan mayat dijejerkan di latar depan pendapa. Aceh lumpuh total. Koordinasi tak jalan karena aparat pemerintah pusing mencari sanak keluarga. Kepala Polres Banda Aceh hanyut ditelan tsunami.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Azwar Abubakar, Wakil Gubernur Aceh, bisa memimpin. Namun, dia sedang galau. Rumahnya di Blang Padang hancur. Ia tak tahu nasib anak-anaknya. Wakil Gubernur ini pulang ke rumahnya ditemani Sofjan Djalil, Jusuf Azhari dikawal dua tentara. Mobil melaju dalam gelap, menghindari mayat-mayat yang direbahkan di kiri-kanan jalan. Mobil berhenti kira-kira 50 meter dari rumah Azwar sebab sampah menggunung menutup jalan.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Wakil Gubernur turun ditemani seorang tentara. Dipandu nyala senter, mereka mengendap-endap. Sofjan menunggu dengan cemas. Setengah jam berlalu, Azwar pulang. “Di rumah banyak mayat, tapi anak-anakku tak kelihatan,” katanya penuh kecemasan. Mereka lalu balik ke pendapa.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Berkali-kali Sofjan menelepon Jusuf Kalla di Jakarta. Tak bersahut. Di Jakarta, Wapres menggelar sidang kabinet darurat di rumah dinas Jalan Diponegoro pada pukul 21.30 WIB. Sembilan menteri dan Panglima TNI hadir. Sembari rapat, Kalla berkali-kali pula mengontak Sofjan. Tak bersambung juga. “Sofjan itu bawa telepon satelit kok tidak sambung-sambung,” kata Kalla.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Di Aceh, Sofjan memutuskan mengirim kabar lewat Orari Angkatan Udara di Aceh. Orari Jakarta meneruskan pesan itu ke telepon seluler Jusuf Kalla. Ini laporan pertama Sofjan dari wilayah bencana: ”Pak, korban sekitar 5.000 hingga 6.000.” “Astagfirullah, astagfirullah,” kata Kalla berkali-kali sembari mengusap wajah. Sejumlah menteri tertunduk. Hening menyapu ruang rapat.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kalla melanjutkan pesan ke Presiden Yudhoyono yang malam itu sudah tiba di Jayapura. Presiden menyampaikan belasungkawa kepada korban bencana. Besoknya, Presiden terbang menuju Aceh.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pukul sepuluh malam, telepon satelit Sofjan sukses menembus Jakarta. “Eh, ini Sofjan,” ujar Kalla kegirangan. “Apa yang terjadi? Kenapa kau tak telepon-telepon?” tanya Kalla dengan suara keras. “Saya stres, Pak. Di sini gelap sekali,” sahut Sofjan dari seberang. “Besok aku susul ke sana,” ujar Kalla. Percakapan ditutup.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Malam itu Kalla mematangkan persiapan ke Aceh. “Saya minta Anda menyediakan dana sepuluh miliar uang kontan,” perintah Kalla kepada Menteri Keuangan Jusuf Anwar. Jusuf tertegun. “Pak, kalau segitu tak ada,” jawabnya. “Saya tidak mau tahu. Itu urusanmu,” kata Kalla. Rapat bubar larut malam.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Di larut malam itu, pendapa kantor gubernur di Banda Aceh masih gaduh. Warga yang luka parah dirawat seadanya. Koordinasi sulit karena aparat sibuk mencari keluarga masing-masing. Kepala Polda Aceh Bahrumsyah datang ke pendapa dengan terengah-engah. Wajahnya letih. Si Kapolda cuma mengenakan pakaian dinas tanpa alas kaki alias nyeker. Orang hilir-mudik di pendapa membikin Sofjan bingung menjaga uang Rp 200 juta yang dia bawa dari Jakarta. Ia meminta seorang anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera menjaga uang itu. “Orangnya berjenggot. Uang pasti aman,” ujar Sofjan.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sang Menteri lalu merebahkan badan di atas karpet. Belum lagi mata terpejam, terdengar pekikan, “Gempa! Gempa!” Orang-orang berlari. Sofjan ikut kabur. Setelah bergoyang beberapa menit, bumi kembali tenang. Warga kembali ke pendapa. Tak berapa lama, teriakan gempa terdengar lagi. Semua berhamburan, termasuk Pak Menteri. Malam itu gempa datang berkali-kali. Lama-lama, Sofjan putus urat takutnya. Saat orang-orang kabur, ia terlelap. “Sudah jam dua pagi, masak lari-lari terus. Saya lelah sekali,” kenangnya. Besoknya, orang ramai menggunjingkan kehebatan nyali Pak Menteri.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*****&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Hari kedua, 27 Desember. Entah bagaimana caranya, Menteri Keuangan berhasil menyediakan uang kontan pagi itu. Jumlah Rp 6 miliar. Menjelang siang, Kalla terbang ke Aceh membawa serta uang satu peti. Petang hari, Presiden Yudhoyono mendarat di Lhokseumawe. Wajahnya sedih. “Tadi pagi saya meninjau Nabire. Sore ini saya di Lhokseumawe menemui saudara-saudara yang tertimpa musibah lebih besar lagi,” katanya.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setibanya di Banda Aceh, Kalla memerintahkan stafnya memborong beras, mi instan, dan aneka makanan lain. Karena berasnya kurang, Kalla bertanya, “Eh, berasnya sedikit sekali. Mana beras dari Dolog?” Seseorang menjawab, pintu Dolog digembok. Si pemegang kunci tak diketahui rimbanya. Wakil Presiden menyergah dalam nada tinggi “Buka! Kalau tak bisa, tembak gerendelnya. Apa perlu tanda tangan Wapres untuk buka pintu Dolog?” Suasana tegang. Beberapa polisi bergegas membidik gembok. Beras pun mengalir.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Rombongan Kalla berlalu ke pendapa kantor gubernur. Di Lambaro, mereka menyaksikan ratusan mayat berjejer di depan toko. “Masya Allah,” ucap Kalla. Badannya lemas. Di pendapa ia menggelar rapat, lalu keliling kota bersama Mar’ie Muhammad, Ketua Palang Merah Indonesia, yang datang sehari sebelumnya. Kota itu lautan mayat.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mayat-mayat harus segera dikubur karena bau busuk menikam hidung. Untung, ada seorang ustad. Kalla minta ustad itu mendoakan tumpukan jenazah sebelum dikuburkan. Tapi siapa yang menjamin sahnya pemakaman? “Saya jamin,” kata Kalla. Ia mencorat-coret di atas kertas, lalu membubuhkan parafnya. “Tolong keluarkan ayat yang pantas-pantas saja,” pintanya kepada ustad.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sore hari Kalla terbang dengan helikopter ke Lhok Nga untuk menjatuhkan mi instan dari udara. Helikopter itu tak punya sabuk pengaman. Setiap pesawat memutar, tubuh Kalla serong ke kiri, serong ke kanan. Rombongan Kalla terbang ke Medan pukul tujuh malam. Sofjan Djalil yang sudah dua hari di Banda Aceh minta ikut pulang. “Baru dua hari sudah minta pulang. Kau tetap di sini,” jawab Kalla. Malam itu Sofjan pusing tujuh keliling menjaga uang satu peti yang dibawa Kalla. Takut uang itu dicolong, Menteri Sofjan dan kawan-kawannya tidur mengitari peti itu.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*****&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Hari ketiga, 28 Desember. Presiden Yuhdoyono terbang dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh. Kalla yang sudah berada di Medan mendapat kabar Meulaboh rata tanah. Ia memerintahkan stafnya mencari pesawat ke Meulaboh. Dapat pesawat Angkatan Udara. Dari udara, Meulaboh tampak seperti tanah gusuran. “Astagfirullah,” ucap Kalla berkali-kali.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kalla meminta pilot terbang lebih rendah. Pilot mengangguk. Kalla minta lebih rendah lagi. Kali ini pilot bilang, “Tak bisa, Pak. Bahaya.” “Kau ini orang mana?” tanya Kalla. “Saya orang Makassar, Pak,” jawab si pilot. “Ah, orang Makassar kok penakut,” sergah Kalla. Pilot mengalah, pesawat melayang cuma beberapa meter di atas pucuk kelapa. Untung saja arahnya ke laut.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setelah berkali-kali memutar di atas Meulaboh, pesawat kembali ke Medan. Kalla langsung rapat dengan Gubernur Sumatera Utara Rizal Nurdin—kini sudah almarhum. Dia memerintahkan Gubernur mengirim makanan ke Meulaboh. Keduanya sempat bersoal-jawab.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;+  “Bagaimana caranya, Pak?” tanya Gubernur.&lt;br /&gt;- “Lewat udara, buang dari pesawat,” jawab Kalla.&lt;br /&gt;+ “Kalau dibuang nanti pecah, Pak.”&lt;br /&gt;- “Tidak apa-apa, toh sampai di perut pecah juga.”&lt;br /&gt;+ “Ya, tapi nanti basah Pak.”&lt;br /&gt;- “Bungkus saja pakai plastik.”&lt;br /&gt;+ “Pak, nanti jatuh ke GAM,” Gubernur berusaha menjelaskan.&lt;br /&gt;- “ Tidak apa-apa. GAM juga manusia. Perlu makan,” nada Kalla mulai meninggi.&lt;br /&gt;Beberapa orang membisiki Gubernur supaya jangan membantah.&lt;br /&gt;+ “Jadi, bagaimana, bisa atau tidak?” tanya Kalla.&lt;br /&gt;- “Siap, Pak,” jawab Gubernur.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pesawat pemasok makanan melayang ke Meulaboh. Presiden dan Wakil Presiden kembali ke Jakarta pada hari ketiga.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Lalu, bantuan kemanusiaan mulai mengalir dari segenap penjuru dunia….&lt;/p&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt;Mau tahu berita2 tentang kampanye PILPRES???&lt;br /&gt;klik yang berikut ini... &lt;a href="http://indonesiamemilih.kompas.com"&gt;http://indonesiamemilih.kompas.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-1841627801574734326?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/1841627801574734326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=1841627801574734326' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1841627801574734326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1841627801574734326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2009/06/jk-dan-tsunami-aceh.html' title='JK dan Tsunami Aceh'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-1856989469496582605</id><published>2009-06-15T17:32:00.000-07:00</published><updated>2009-06-15T19:10:48.079-07:00</updated><title type='text'>Mengapa Harus Terjadi Lagi....</title><content type='html'>Ditengah sibuk2nya Remidi, dan belum hilang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;euforia &lt;/span&gt;kelulusan klz XII, ada sebuah berita mengejutkan dengan meninggalnya salah satu teman kita, ONY APRILIA ARUM SARI, peserta didik kelas XI AP3. Di salah satu koran terkemuka di Yogyakarta disebutkan bahwa meninggalnya tu bunuh diri, dengan menggantung, akibat konflik dengan keluarganya. Tapi, apakah hanya itu saja? Setelah ditelaah lebih jauh, ternyata ada masalah lain, yaitu hubungan dengan sang "pacar". Usut punya usut, ternyata ONY telah "terlambat" 3 mingguan, sedangkan hubungan dia dengan sang pacar dalam keadaan retak (putus???), sehingga apa yang pernah dilakukan berdua dan (mungkin) mengakibatkan keterlambatan tamu bulanan yang selalu datang, menjadi sesuatu yang diluar yang direncanakan.&lt;br /&gt;Jika akhirnya ONY menghilangkan nyawanya sendiri entah karena malu atau karena sang "pacar" tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatan yang telah diperbuat, maka sangatlah terkutuk bagi sang "pacar" dan semoga laknat dan keburukan selalu tertimpa padanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang lain, tolong ini sebagai pelajaran. Bahwa jangan mudah melakukan hubungan sebelum diresmikan sebagai suami isteri, atau nanti hanya menjadi barang "pelampiasan" saja yang tidak ada ujung pangkalnya. Berganti dari pelukan lelaki yang satu ke lelaki yang lain. Sungguh menjadi barang yang "murahan"....... Palagi.... jika itu sampai terjadi di kediaman sang lelaki pujaan. Dah mendatangi, mendapat perlakuan seperti itu, dan pulang tanpa dibayar. Sungguh hal itu merusak martabat dan harga diri anda, dibawah seorang pelacur yang paling murah. Camkan ya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-1856989469496582605?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/1856989469496582605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=1856989469496582605' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1856989469496582605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1856989469496582605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2009/06/mengapa-harus-terjadi-lagi.html' title='Mengapa Harus Terjadi Lagi....'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-8775800693842269154</id><published>2009-05-12T03:36:00.001-07:00</published><updated>2009-05-12T03:43:16.353-07:00</updated><title type='text'>PERSIAPAN LKS NASIONAL AKUNTANSI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah memenangkan pertarungan di tingkat Propinsi, maka dalam bulan ini &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fety Puspitasari &lt;/span&gt;kelas XII AK1 akan menjadi duta propinsi menuju LKS Akuntansi tingkat NASIONAL. Ingat.......NASIONAL. Tidak peduli kelelahan yang dia derita manakala Ujian Nasional telah dilakoni, dilanjutkan dengan ujian praktik dan ujian sekolah yang baru kelar pada tanggal 5 Mei 2009, dalam 2 minggu ke depan dia bersama tim akan berangkat ke JAKARTA.... (gak jadi Medan nih... berarti oleh2 danau toba gak jadi donk....he...!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai hari Senin, 11 Mei 2009, dirinya sudah harus mengikuti pelatihan yang diadakan di AA YKPN sampai hari Jum'at, 15 Mei 2009. Hal itu dikerjakan mulai jam 08.00 sampai 14.00 lebih!!!  Betapa capeknya......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kepada semuanya saja... yang mengaku anak SMK N 1 Godean.... yang mengaku orang Akuntansi.... yang mengaku penghuni Daerah Istimewa Yogyakarta..... mari kita beri semangat... mari kita berkan do'a kita.... agar wakil kita tersebut diberikan kekuatan dalam menjalani hari2nya... dan bisa MEMENANGKAN PEPERANGAN TERBESAR dalam hidupnya.... Amiiin.......&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-8775800693842269154?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/8775800693842269154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=8775800693842269154' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/8775800693842269154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/8775800693842269154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2009/05/persiapan-lks-nasional-akuntansi.html' title='PERSIAPAN LKS NASIONAL AKUNTANSI'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-5268980985820578338</id><published>2009-04-29T18:20:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T18:23:32.390-07:00</updated><title type='text'>GANTI BLOG ANAK2</title><content type='html'>Setelah setahun, maka link blog para peserta didik perlu diperbaharui. Diganti dengan yang baru, namun tidak meninggalkan yang lama. Oleh karena itu, dalam beberapa hari ini Blog akan mengalami perbaikan2 guna menambah blog2 peserta didik kelas XI tahun 2008/2009. Kreasi mereka mungkin belum bisa sempurna, namun usaha yang telah dilakukan untuk bisa menghasilkan blog yang baik patut mendapat acungan jempol....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon dimaafkan, dan selamat melihat2..... hehe!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-5268980985820578338?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/5268980985820578338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=5268980985820578338' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/5268980985820578338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/5268980985820578338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2009/04/ganti-blog-anak2.html' title='GANTI BLOG ANAK2'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-4607949444142533330</id><published>2008-12-26T02:09:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T02:10:04.752-08:00</updated><title type='text'>CINTA UNTUK MAMA</title><content type='html'>Ada sbuah lagu lama...&lt;br /&gt;yg nyanyi KEVIN...&lt;br /&gt;tentang MAMAnya yang dicintainya...&lt;br /&gt;Menjelang Hari Ibu tahun ini, jadi inget ma lagu ini...hikz....&lt;br /&gt;Dah trlalu banyak dosaQ untuk beliau....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apa yang ku berikan untuk mama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;untuk mama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tersayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tak ku miliki sesuatu berharga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;untuk mama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tercinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hanya ini ku nyanyikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;senandung dari hatiku untuk mama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hanya sebuah lagu sederhana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lagu cintaku untuk mama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Walau tak dapat s’lalu ku ungkapkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kata cintaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;‘tuk mama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Namun dengarlah hatiku berkata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sungguh ku sayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;padamu mama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oh, hanya ini ku nyanyikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;senandung dari hatiku untuk mama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hanya sebuah lagu sederhana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lagu cintaku untuk mama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Percayalah hanya diriku paling mengerti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kegelisahan jiwamu mama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan arti kata kecewamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mama yakinlah hanya aku yang paling memahami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;besar arti kejujuran diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;indah sanubarimu mama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;percayalah…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lagu cintaku untuk mama…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nice Song... by Kevin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-4607949444142533330?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/4607949444142533330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=4607949444142533330' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/4607949444142533330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/4607949444142533330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2008/12/cinta-untuk-mama.html' title='CINTA UNTUK MAMA'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-2726304760165483881</id><published>2008-12-26T02:00:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T02:09:04.573-08:00</updated><title type='text'>IBU.....</title><content type='html'>Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang diulurkan oleh si anak dan membacanya. Ongkos upah membantu ibu:&lt;br /&gt;1) Membantu Pergi Ke Warung:     Rp20.000&lt;br /&gt;2) Menjaga adik                                 Rp20.000&lt;br /&gt;3) Membuang sampah                      Rp5.000&lt;br /&gt;4) Membereskan Tempat Tidur     Rp10.000&lt;br /&gt;5) menyiram bunga                           Rp15.000&lt;br /&gt;6) Menyapu Halaman                       Rp15.000&lt;br /&gt;Jumlah :                                              Rp85.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar.&lt;br /&gt;Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.&lt;br /&gt;1) OngKos mengandungmu selama 9bulan- GRATIS&lt;br /&gt;2) OngKos berjaga malam karena menjagamu -GRATIS&lt;br /&gt;3) OngKos air mata yang menetes karenamu -GRATIS&lt;br /&gt;4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu -GRATIS&lt;br /&gt;5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu -GRATIS&lt;br /&gt;6) OngKos mencuci pakaian, gelas, piring dan keperluanmu - GRATIS&lt;br /&gt;Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu". Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu didepan surat yang ditulisnya: "Telah Dibayar" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diposkan oleh ARDAN SIRODJUDDIN pada blognya.....&lt;br /&gt;Bagus ya.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-2726304760165483881?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/2726304760165483881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=2726304760165483881' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/2726304760165483881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/2726304760165483881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2008/12/ibu.html' title='IBU.....'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-2924243638645218198</id><published>2008-11-11T15:55:00.000-08:00</published><updated>2008-11-14T16:50:39.037-08:00</updated><title type='text'>LKS oh LKS (Sebuah Cerita Dibalik Kesuksesan Seorang FETY)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ogXFbSyA008/SR4cyz7PMzI/AAAAAAAAACs/2ZzxUZ1Yt5U/s1600-h/fety.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ogXFbSyA008/SR4cyz7PMzI/AAAAAAAAACs/2ZzxUZ1Yt5U/s400/fety.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268680273327764274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada 11 Nopember 2008, mungkin sebuah hari yang terlalu biasa bagi sebagian besar orang di dunia ini. Namun, bagi sebagian kecil komunitas yang ada di SMK Negeri 1 Godean, sebuah sekolah di mana saya sekarang menggantungkan hidup ternyata mempunyai arti dan makna yang sangat besar.  Lebih dipersempit lagi, bagi seseorang anak saya yang mempunyai nama "Fety Puspitasari" yang punya email fetyp4@gmail.com akan punya segudang  kenangan yang mungkin akan merasa sebagai mimpi yang tidak pernah ingin bangun. Sebuah perjuangan panjang di mana butuh sebuah kepercayaan dan pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun yang lalu, pada saat LKS 2007 dilaksanakan, si Fety kecil muncul di tengah jago-jago Bahasa Indonesia dari seluruh SMK se Kabupaten Sleman. Fety yang telah ditempa oleh bu Dian dengan mengikuti serangkaian Lomba Karya Ilmiah, dengan "Legenda Candri Prambanan", bisa meraih juara dan berhak mewakili Kabupaten Sleman ke tingkat Propinsi. Di tingkat Propinsi Fety kembali beraksi, dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Legenda Candi Prambanan&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Juragan Ayam yang Sukses dari Godean&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Suka Duka Mengenal Komputer&lt;/span&gt;. Ikut "mengawal" kafilah LKS SMK Negeri 1 Godean ke SMK Negeri 1 Bantul, mengikuti dan mengamati semua yang dilakukan oleh kakak-kakak kelasnya, dan ikut merasakan duka yang mendalam melihat prestasi yang didapat pada saat itu. Sri Wahyuni, wakil dari Akuntansi mendapat ranking 23. Nurul Hidayati, wakil dari Penjualan hanya bisa tertahan di ranking 13. Yuni, wakil dari Administrasi Perkantoran , mendapatkan peringkat yang lebih baik, yaitu peringkat 7. Tanpa sadar, air matanya pun mulai menetes... "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tahun depan, di saat tiba giliranku, akankah terjadi hal yang sama???&lt;/span&gt;"...  Beruntung dia mendapat gelar JUARA II LKS Bahasa Indonesia tingkat Provinsi DIY setelah menjadi yang terbaik pada lomba yang sama di tingkat Kabupaten Sleman (padahal dia tu aseli Bantul lho....).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memulai hidup di kelas XII, kematangannya pun mulai nampak walau sifat kekanakan tak pernah lepas dari hidupnya. Kerja yang dilakukan pada saat melaksanakan Praktek Industri, di  Kantor Pajak dekat Kantor Pos Besar Kota Yogyakarta, membuatnya tambah dewasa (walau hanya sedikit, he...) . Dan akhirnya dia sadar, bahwa sebentar lagi LKS 2008 akan bergulir. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Inilah saat pembuktian diri&lt;/span&gt;... Bayang-bayang keterpurukan di tahun lalu pun mulai hadir menyelimuti hari-harinya yang semakin sibuk. Hari-hari pun berlalu, hingga hari pelaksanaan telah ditetapkan, tanggal 10 dan 11 November 2008. Pada saat kurang sebulan, Fety pun mulai dengan persiapan yang masih seadanya. Belum ada tanda-tanda keseriusan dari semua pihak, sehingga perasaan jengkel dan dongkol pun mulai dirasakan. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kalau seperti ini, gimana mau menang&lt;/span&gt;? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gimana mau membalas kekalahan menyakitkan di tahun lalu?&lt;/span&gt;" Dan, ketika dia kebingungan dengan hal yang bernama MYOB, dia datang kepadaku. Pak Gun dan Pak Fajar yang maestro MYOB tidak bisa memberikan solusi. Berhubung sang "sarjana komputer" juga tidak begitu menguasai, maka dipanggillah sang alumni yang dulu pernah mengikuti lomba yang sama dan meraih juara I sehingga berhak mewakili Provinsi DIY ke Jakarta, Sumiana. Walau sedang disibukkan dengan jadwal kuliah yang padat, karena perintah "boss"nya, maka dia rela meninggalkan hari-harinya di kampus untuk melatih sang adik kelas, sehingga Fety pun mulai bisa tersenyum kembali. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya sudah siap...&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir Oktober, tepatnya ketika banyak orang melakukan Upacara Hari Sumpah Pemuda, semua peserta didik kelas XII melaksanakan Kunjungan Industri ke Semarang. Tidak terkecuali dengan Fety. Bak foto model, dia bergaya dengan 1000 macam gaya. Dia lepaskan semua beban yang menumpuk. Dia lepaskan semua penat yang ada. Dan, keesokan harinya, dia terbaring sakit dan tak berdaya untuk melakukan aktivitas. Semua guru panik. Apalagi, kurang dari seminggu harus ikut Lomba Cerdas Cermat Akuntansi di UNY. Al hasil, ketika dia berangkat keesokan harinya, saya pun agak senewen kepadanya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Masak sang "jago" harus sakit&lt;/span&gt; segala? Namun begitulah yang namanya sebuah perjalanan. Kadang liku itu harus dilewati walau pun semua orang tidak bisa menerima.... Juara II CCA di UNY pun bisa diraih. Terpampang gaya dan ceritanya di friendster dia. Permohonan maaf pun meluncur... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maaf, aku belum bisa menjadi yang terbaik&lt;/span&gt;.... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mungkin nanti&lt;/span&gt;... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Doakan ya&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika Gong LKS 2008 dimulai, di SMK Negeri 1 Wonosari, dia pun mengikuti semua dengan sesempurna mungkin. Walau begitu, tak banyak yang dia ketahui. Dia pun juga tidak sadar bahwa setelah Lomba Teori, ternyata dia hanya ranking 2, setelah Lomba Praktek Manual, dia melorot ke rangking 3. Hal itu tidak pernah diberitahukan sebelum dia melewati Lomba Praktek Komputer MYOB. Dan, setelah MYOB dilakoninya, tangisnya mulai menghiasi wajahnya. Tidak peduli kerumunan yang ada, di tengah lapangan basket, bak seorang anak yang meminta sesuatu kepada orang tuanya, berderai air mata penyesalan. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ya Allah, mengapa coba ini harus terjadi padaku??&lt;/span&gt;" Saya hanya bisa berkata, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ndonga wae...&lt;/span&gt;" Memang, di saat sesuatu sedang terjadi, di tengah penantian tentang sebuah hasil dari perjuangan yang telah dijalani, apalah yang bisa kita lakukan selain memasrahkan diri kepada "Sang Pencipta"?? Dan, ketika hasil lomba mulai diumumkan, disembunyikan tubuhnya di Musholla. Berharap cemas akan sebuah hasil. Ranking 3, ternyata bukan..... Ranking 2, ternyata ada sebuah kejutan bahwa yang mendudukinya adalah peserta dari Sekolah Swasta, SMK Muhammadiyah Semin. Air mata penyesalan dan kalimat maaf pun mulai meluncur kepada "Sang Ketua Program Keahlian", Ibu Dra. Supiyati. Dan.... ketika ranking 1 mulai dibacakan, disebutlah namanya, "Fety Puspitasari", oleh sang Penanggung Jawab, Ketua Bisnis Manajemen Provinsi, sekaligus Sang Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Godean, Kepala Sekolahnya, meledaklah tangis syukur kebahagiaan yang mungkin tidak akan bisa dirasakan oleh orang lain. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alhamdulillah....&lt;/span&gt;" Sujud syukur pun dipanjatkan kepada Tuhan, Raja dan Pencipta Manusia. Tangis haru dan bahagia pun berderai. Ucapan selamat datang silih berganti. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Medan.... aku datang....&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERIRING UCAPAN SELAMAT....&lt;br /&gt;Hanya ini yang aku bisa.... dan aku bukanlah apa-apa..... He....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-2924243638645218198?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/2924243638645218198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=2924243638645218198' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/2924243638645218198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/2924243638645218198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2008/11/lks-oh-lks-sebuah-cerita-dibalik.html' title='LKS oh LKS (Sebuah Cerita Dibalik Kesuksesan Seorang FETY)'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ogXFbSyA008/SR4cyz7PMzI/AAAAAAAAACs/2ZzxUZ1Yt5U/s72-c/fety.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-8084324310051534746</id><published>2008-05-19T20:57:00.000-07:00</published><updated>2008-05-19T21:01:28.078-07:00</updated><title type='text'>PAKU &amp; PERILAKU</title><content type='html'>Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk.&lt;br /&gt;Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar.&lt;br /&gt;Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari.&lt;br /&gt;Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri dari pada memaku di pagar.&lt;br /&gt;Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar. Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar. Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata :&lt;br /&gt;"Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang harus ada dipagar agar kamu bisa berbuat baik".....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-8084324310051534746?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/8084324310051534746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=8084324310051534746' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/8084324310051534746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/8084324310051534746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2008/05/paku-perilaku.html' title='PAKU &amp; PERILAKU'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-4718479496489164646</id><published>2008-04-28T21:00:00.000-07:00</published><updated>2008-04-28T21:31:49.459-07:00</updated><title type='text'>Aku ingin menikah bang!!!</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:85%;"&gt;(cerita ini diambil dari cerpen yang ada di website MAN 3 MALANG. Mungkin berguna untuk kita semua... renungkan ya...)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Aku ingin menikah bang!!! &lt;/em&gt;Itu awal dari suratnya…membuat jantungku berdekap kencang, lalu ku baca surat itu perlahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Aku ingin menikah bang!!!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bukan karena aku ingin melakukan hal yang selama ini dilarang oleh agama, tapi aku ingin menikmati pernikahan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Aku tau tak mudah untuk menjalani sebuah pernikahan, suatu ikatan erat yang tak bisa dimainkan layaknya orang yang berpacaran. Tapi aku inginkan itu, aku ingin menikmati susahnya menjadi seorang istri, mempunyai anak dan mengurus mereka..aku suka akan hal itu dan aku akan menganggapnya sebagai suatu ibadah karena ada tantangan yang harus aku lalui, disamping menjalankan roda rumah tangga juga berkarir untuk diriku sendiri.&lt;br /&gt;Bukankah kau tau, dari dulu aku ingin sekali menikah muda. Kau mau tau alasannya? Karena aku suka melakukan hal itu, aku merasa bangga menjadi seorang istri sekaligus menyandang status ibu bagi anak-anakku, melihat perkembangan mereka dari kecil hingga dewasa menaklukkan rasa penatku setelah sehari bekerja. Mengurus suami yang sangat aku hormati juga aku cintai, memberikannya limpahan cinta dan ingin selalu tampil cantik didepannya. Itulah yang ingin aku lakukan. Aku tau ini gak gampang untukmu, aku tau banyak hal yang engkau fikirkan. Tapi terkadang hal itu hanya sebuah keinginan, dimana manusia tak bisa lepas dari rasa puas. Saat keinginan engkau telah tercapai, engkau pasti menginginkan hal yang lain lagi.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kau tau sayang??menikah itu ibadah, dengan menikah kau telah menyempurnakan ibadahmu juga agamamu. Menikah bukanlah hal yang paling manakutkan, setidaknya menurut versiku, karena semua tak akan berbeda, kecuali hidup bersama dengan kewajiban masing-masing.&lt;br /&gt;Kau masih bisa beraktivitas seperti biasa, yang berbeda hanyalah kurangnya waktu luangmu diluar rumah karena ada seorang istri yang menantimu dirumah, menyediakanmu segala hal yang engkau perlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Aku bisa membayangkan betapa bahagianya dengan keluarga seperti itu. Tak ada paksaan juga tekanan, karena semua didasari dengan rasa sayang juga kebersamaan.&lt;br /&gt;Keinginan ini sudah kupendam sejak lama, hanya saja aku juga gak bisa sembarangan memilih calon suami yang akan mendampingiku seumur hidupku.&lt;br /&gt;Satu hal yang perlu kau tau, selama ini aku juga terjebak dalam dua keadaan yang sangat mengganggu fikiranku, menikah atau berkarir.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Karena jika aku memilih untuk menikah, maka karirku tak seperti yang aku inginkan, sementara aku juga ingin sukses dalam berkarir, kebanyakan perusahaan menginginkan karyawan yang belum menikah. Tapi hasrat ku ini sangat kuat, banyak pro dan kontra akan keinginanku ini, ada yang memberiku nasehat untuk menyegerakan pernikahan, ada juga yang menyuruh kami untuk berkarir karena usia kami yang terbilang muda, hanya saja menurutku usiaku bukan muda lagi, walaupun masih banyak yang lebih tua usianya dan belum menikah, tapi aku mengkhawatirkan usia ini. Aku juga mengkhawatirkan kesalahan yang akan kulakukan dalam menjalin sebuah hubungan yang biasa disebut pacaran. Menurutku 1 tahun cukup untuk mengenal karakter masing-masing, dan aku rasa aku telah cukup mengenalmu. Apa fikiranku ini salah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Mungkin engkau tlah banyak menyusun rencana untuk masa depan kita, aku dukung semua itu, tapi aku tak mau terlalu berencana bang, karena terlalu sakit klo semua itu tak seperti yang kita harapkan, bukankah kita lebih mantap menyusun rencana saat kita sudah menikah? Menyatukan untuk satu tujuan, apa apa saja yang ingin kita raih dan kita miliki.&lt;br /&gt;mungkin banyak hal yang terfikir dikepalamu, seperti memiliki sebuah rumah, kendaraan juga yang lainnya, tapi tidakkah kau tau itu pasti bisa kita dapatkan dan aku yakin kita bisa mewujudkannya bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Mungkin engkau adalah penganut faham yang mengatakan belum siap menikah apabila belum mapan dari segi materil, engkau ingin segalanya perfect saat engkau ingin melanjutkan sebuah hubungan ke jenjang pernikahan. Itu wajar, aku tau engkau melakukan semua itu karena kau ingin membahagiakan aku. Semua itu memang sangat kita butuhkan, apalagi di era globalisasi seperti ini, dimana persaingan semakin ketat, juga mahalnya biaya hidup baik primer maupun sekunder.Tapi sampai kapan kau ingim mewujudkan semua itu?semakin lama waktu berjalan, semakin banyak yang akan difikirkan, dan semakin mahal pula biaya hidup yang harus dikeluarkan..tidakkah kau mengerti akan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kita tak pernah tau apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang, tapi jika kita mempunyai niat yang baik untuk suatu urusan, aku yakin Allah pasti memberikan kemudahan, apalagi kita mempunyai niat untuk menyempurnakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Tidakkah kau sadari, selama ini engkau telah memiliki niat yang tulus dalam hatimu, walau engkau sempat merasa putus asa, namun perlahan tapi pasti, engkau mendapatkannya satu demi satu, tawaran itu mengalir walau belum seperti yang engkau inginkan, hanya saja itu adalah proses akan niat baikmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Aku tak bisa menjelaskan dengan detail akan hal itu, aku takut engkau akan merasa seolah aku mengguruimu atau mungkin memaksamu. Bukan! Bukan itu yang aku mau, aku hanya ingin meluruskan maksudmu, aku akan tetap menunggumu. Sampai engkau merasa siap. Tapi aku tak mau engkau terus berfikir akan semua materil, karena aku yakin seiring berjalannya waktu kita pasti bisa mewujudkannya bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Banyak orang sukses pada awal ia menikah biasa-biasa saja, tapi karena mereka mau berusaha, bahu membahu dan didampingi oleh istri tercinta, akhirnya mereka bisa mewujudkan cita-citanya. Untuk itu jangan memaksakan diri untuk segera mewujudkannya, aku tak mau dirimu sakit, hanya kerena bekerja dan tak mengenal waktu beristirahat.&lt;br /&gt;Engkau mengatakan agar aku tak perlu memikirkan dan mengkhawatikanmu, tapi aku tak bisa, karena aku tau sikapmu yang selalu merasa bisa dan menganggap semua mudah, itu yang aku khawatirkan. Istirahat yang kurang dan tidak beraturan bisa membuatmu sakit, bagaimana bisa aku tidak memikirkanmu? Kau tau..engkau adalah semangatku, separuh dari hidupku, ada yang kurang jika sehari saja aku tidak memikirkan dan mendengar kabarmu, bagaimana bisa aku melupakanmu jika engkau sudah terpatri dalam hatiku.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mungkin kau tak pernah tau akan hal itu, seberapa besar aku mencintaimu, mengharapkanmu tuk menjadi pendampingku. Menjadi imam untukku juga anak-anakku kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Kadang aku juga merasa heran, mengapa aku begitu menyanjungmu, tak perduli akan yang lain. Engkau yang terbaik, segalanya untukku.&lt;br /&gt;Sayang aku terus berdoa untuk kita, semoga Allah memberikan kemudahan dan melimpahkan rahmatnya pada kita. Amien….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;Medan, 14 sep 2007&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak kuasa aku membaca semua itu, fikiranku berputar, mungkin semua yang dikatakan rini pada surat itu benar adanya, surat yang ia kirimkan padaku karena mungkin tak sanggup untuk dia ucapkan..hatiku terus berkata, apa yang harus aku lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tuntunlah hambaMu ini….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;(Teruntuk Mr. To, temen "gila" aq.... dan seseorang yang sekarang "jauh".... )&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-4718479496489164646?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/4718479496489164646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=4718479496489164646' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/4718479496489164646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/4718479496489164646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2008/04/aku-ingin-menikah-bang.html' title='Aku ingin menikah bang!!!'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-2429047846395617377</id><published>2008-04-23T01:18:00.000-07:00</published><updated>2008-04-23T01:34:38.427-07:00</updated><title type='text'>PRAKTIK INDUSTRI ANAK AKUNTANSI</title><content type='html'>Pada tanggal 1 April 2008, secara resmi nak2 dari XI Akuntansi melaksanakan kegiatan PRAKTIK INDUSTRI (PI) yang tersebar di seantero propinsi Ngayogyakarto Hadiningrat. Ada yang di koperasi, BMT, kantor2, hingga rumah makan pun dihinggapi. Pokoknya semua menyebar....&lt;br /&gt;Di sela2 PI, mereka (para peserta didik) masih diharuskan untuk mengikuti UJIAN NASIONAL AKUNTANSI DASAR I yang dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, 19-20 April 2008 di sekolah. Gak kebayang bagaimana pusingnya kepala mereka. Tapi, toh mereka melaksanakan dengan penuh keceriaan. Uhhzzzz, dasar anak2...!!! Walau mereka berharap dapat lulus semua, seperti yang sudah2, namun pada akhirnya NEGARA-lah yang memutuskan apakah mereka akan diluluskan atau tidak. Ya... berdoa sajalah....&lt;br /&gt;Apa yang harus dikerjakan pada praktik industri? Yang jelas, sesuai kompetensi yang mereka punya, ya mereka harus merelakan mata dan tangan mereka untuk menghitung dan menulis apa yang harus mereka hitung dan mereka tulis. Belum lagi yang harus mengetikkan di komputer. Tapi semua optimis, dan semua gembira dengan semua pekerjaan itu. Eh, ada juga yang mendapat tugas tambahan berupa "menyapu", "mengepel", "bersih2", "cuci piring", dsb yang notabene merupakan kegiatan rutin mereka sehari2 di rumah (kecuali bagi yang ga pernah melakukannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan dari sang empunya blog tidak lain adalah mereka pada tau diri. Yang pertama, mereka sadar bahwa mereka adalah peserta didik, siswa di SMK Negeri 1 Godean yang harus menjunjung tinggi norma2 kehidupan baik beragama dan bermasyarakat. Jangan seenake dewe lah.... Mentang2 jauh dari sekolah, trus berbuat "semau gue", merasakan kebebasan sebebas2nya, sehingga melupakan bahwa mereka masih "membawa" SMK Negeri 1 Godean dimanapun mereka berada. Apalagi yang kost. Sudah pernah dibilang kalau pas dapat yang 5 hari kerja, gunakan hari Sabtu dan Minggu untuk pulang ke rumah. Jangan malah bawa2 temen (pacar-red) ke kost dong. Kata papa mama itu berbahaya. Baca "Virgin" di buletin yang paling baru.....&lt;br /&gt;Yang kedua, mereka bisa melaksanakan semua tugas yang diberikan dengan harapan memperoleh nilai yang setinggi2nya. Jangan asal lulus aja dong....&lt;br /&gt;Yang ketiga, mereka bisa kembali pulang dengan seutuh2nya, baik lahir maupun batin. Tidak nambah dan berkurang walau hanya sebiji timun.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, sang empunya blog hanya bisa mengucapkan SELAMAT BERPRAKTIK INDUSTRI RIA. Semoga semua selamat dan sukses dalam meniti tiap detik kehidupan yang dilaluinya. Amin....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-2429047846395617377?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/2429047846395617377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=2429047846395617377' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/2429047846395617377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/2429047846395617377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2008/04/praktik-industri-anak-akuntansi.html' title='PRAKTIK INDUSTRI ANAK AKUNTANSI'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-5345852001217600589</id><published>2008-03-05T16:46:00.001-08:00</published><updated>2008-03-07T16:05:11.916-08:00</updated><title type='text'>DUA DAGA (DU)</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R88_J-TpGZI/AAAAAAAAAB4/vs3PxDSJbvQ/s1600-h/dua+mata.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174423937448745362" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R88_J-TpGZI/AAAAAAAAAB4/vs3PxDSJbvQ/s400/dua+mata.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;INI ADALAH GAMBAR dua sosok manusia yang sedang ber-acting ria. Namun, karena sesuatu hal, maka yang diambil cuma 2 MATANYA SAJA. Mengapa? karena yang lain kurang asyik, hehehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DiMuLai DeN6aN aN6@N2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Segala yang terjadi, dimulai dengan khayalan. Seorang Albert Einstein dalam menemukan E=MC&lt;span style="font-size:85%;"&gt;2&lt;/span&gt; pun harus berangan2 sebelum menemukannya. TA Edison dalam menemukan listrik, atau si penemu pesawat pun akan berangan2 dan berkhayal sebeLum  akhirnya MENEMUKAN SESUATU.&lt;br /&gt;Segala yang  kita capai, dimulai dengan angan-angan di pikiran.  Apa yang kita sekarang angankan, bila kita bicara tentang setahun dua tahun ke depan? Apakah kita akan melihat masalah,  dan segala sesuatu yang berantakan? Ataukah kita melihat  peluang dan keberhasilan? Tidak ada batas bagi imajinasi. Kita boleh mengkhayalkan apa  saja. Khayalan tidak bisa dibatasi dengan apapun juga, dan apa saja yang mengurung  kita di "dunia nyata". Bayangkan masa depan, dan biarkan diri kita melaju dengannya.  Tinggalkan kendala di belakang, dan tampilkan hidup yang ingin kita jalankan. Hidup yang kita ciptakan akan dimulai dari  angan kita. Ciptakan &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;angan-angan terbaik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 51, 204);font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;mulai bertindak&lt;/span&gt;  untuk mewujudkannya.&lt;br /&gt;Setelahnya, terima dan nikmati saja apa yang kita terima. Apakah itu sesuai dengan khayalan kita, nyerempet2 dikit, atau malah bertolak belakang, ciao.......!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-5345852001217600589?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/5345852001217600589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=5345852001217600589' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/5345852001217600589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/5345852001217600589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2008/03/ini-adalah-gambar-dua-sosok-manusia.html' title='DUA DAGA (DU)'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R88_J-TpGZI/AAAAAAAAAB4/vs3PxDSJbvQ/s72-c/dua+mata.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-8172404327730475608</id><published>2008-03-04T16:42:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T16:50:22.099-08:00</updated><title type='text'>SAYA TIDAK TAHU</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_ogXFbSyA008/R83tnuTpGSI/AAAAAAAAAAs/DThfB4S4CQA/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174052813619665186" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_ogXFbSyA008/R83tnuTpGSI/AAAAAAAAAAs/DThfB4S4CQA/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sudah cerdaskah kita?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Menjadi cerdas, tidak berarti mengetahui segala jawaban. Terkadang, jawaban paling cerdas yang anda dapat katakan adalah "Saya tidak tahu". Diperlukan rasa percaya diri dan kecerdasan extra untuk mengakui ketidaktahuan anda. Dan saat anda melakukannya, anda sedang dalam proses mempelajari jawaban sesungguhnya. Seringkali, karena alasan kebanggaan dan mencegah rasa tidak aman, kita mengatakan tahu, padahal kita tidak tahu. Lewat cara ini, kita telah menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar lebih lanjut. Percayalah, tidak ada salahnya anda tidak mengetahui suatu hal. Bagian penting dari kebijaksanaan adalah mengetahui batas pengetahuan anda. Mengetahui apa yang anda tahu dan apa yang anda tidak tahu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Orang yang benar-benar cerdas adalah orang yang tahu dan mengerti, bahwa tak semua pertanyaan dapat ia jawab. Orang yang benar-benar cerdas, adalah orang yang mau bertanya, mau belajar, dan mau tumbuh menjadi lebih besar. Gunakan pengetahuan yang anda miliki, dan miliki pengetahuan yang anda perlukan. Itu adalah jalan terbaik yang dapat anda tempuh. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sehingga, yang paling bisa kita lakukan adalah "&lt;em&gt;learn n more&lt;/em&gt;", belajar dan berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namun, bukan berarti semua itu bisa terjadi tanpa adanya rintangan, baik yang kecil maupun yang besar. Kemampuan dalam menyikapi semua rintangan itu pun merupakan sebuah pilihan. Apabila pilihan kita baik dan tepat, maka hal tersebut juga bisa dikatakan sebagai pilihan yang cerdas. Nah, sudah cerdaskan diri kita???&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-8172404327730475608?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/8172404327730475608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=8172404327730475608' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/8172404327730475608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/8172404327730475608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2008/03/saya-tidak-tahu.html' title='SAYA TIDAK TAHU'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_ogXFbSyA008/R83tnuTpGSI/AAAAAAAAAAs/DThfB4S4CQA/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-464223323223394951</id><published>2008-02-22T20:15:00.000-08:00</published><updated>2008-02-22T20:44:49.634-08:00</updated><title type='text'>Nikmati Hidup Ini....</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_ogXFbSyA008/R7-jUy67ZAI/AAAAAAAAAAk/aNkV16mp7Qw/s1600-h/Picture+016.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5170030474906264578" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 69px; CURSOR: hand; HEIGHT: 93px" height="124" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_ogXFbSyA008/R7-jUy67ZAI/AAAAAAAAAAk/aNkV16mp7Qw/s320/Picture+016.jpg" width="105" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hidup yang sebentar ini, seharusnyalah dinikmati dengan sebaik-baiknya. Bagaimana caranya? Sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW., bahwa beliau dianugerahi sifat "&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;QONA'AH&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;" yang berarti "&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;MERASA CUKUP&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;". Artinya, Baginda Rasulullah SAW. BISA MENERIMA segala macam bentuk situasi yang diterimakan kepadanya. Baik dalam keadaan berlebih, berkecukupan, maupun kekurangan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;Dalam kehidupan sekarang, sangat sedikit orang yang mau menerima dengan "senang hati" segala macam yang seharusnya diterima oleh kita. Apalagi jika hal yang kita terima adalah sebuah bentuk yang tidak kita inginkan, misalnya kekurangan, kekalahan, atau hal-hal lain yang tidak kita inginkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;Contoh yang paling dekat dengan kita, yaitu kesiapan kita dalam menghadapi UJIAN. Dalam sebuah ujian, pastilah ada yang dinamakan LULUS, namun begitu ada pula keadaan lain yang dinamakan GAGAL atau TIDAK LULUS. Berbagai usaha dan doa telah kita panjatkan, namun apabila kenyataan pahit yang harus kita terima, bagaimana kita harus menyikapi keadaan seperti itu? Mari kita terima saja, atau lebih ekstrim lagi, mari kita nikmati saja segala apa-apa yang memang seharusnya akan dan telah DITETAPKAN oleh SANG PENCIPTA KITA, ALLAH SWT. menjadi bagian dari diri kita. Baik itu hal-hal yang baik, buruk, atau sangat buruk sekali pun.... Memang berat jika kita belum pernah mencobanya. Namun, jika kita sudah berhasil pada satu hal saja, maka percayalah bahwa kita akan ketagihan....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-464223323223394951?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/464223323223394951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=464223323223394951' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/464223323223394951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/464223323223394951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2008/02/nikmati-hidup-ini.html' title='Nikmati Hidup Ini....'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_ogXFbSyA008/R7-jUy67ZAI/AAAAAAAAAAk/aNkV16mp7Qw/s72-c/Picture+016.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-9220185348342500625</id><published>2008-02-22T18:28:00.000-08:00</published><updated>2008-02-22T18:36:59.710-08:00</updated><title type='text'>Smego Punya WEB</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_ogXFbSyA008/R7-Gmy67Y_I/AAAAAAAAAAc/WrBQyqadF9Y/s1600-h/100_9957.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169998898306704370" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_ogXFbSyA008/R7-Gmy67Y_I/AAAAAAAAAAc/WrBQyqadF9Y/s320/100_9957.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hidup Smego!!!! Alhamdulillah, pada bulan Februari 2008, secara resmi WEB SMK N 1 GODEAN telah dapat diluncurkan. Alamatnya: &lt;a href="http://www.smkn1godean.net/"&gt;http://www.smkn1godean.net/&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Siapapun Anda, dan dimanapun Anda, yang ingin mengetahui lebih jauh atau bernostalgia dengan SMKN1GODEAN (dahulu SMEA N GODEAN) bisa klik di situs tersebut.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Buat semuanya, mari kita bangun kemandirian, sebagaimana motto kita "MERAIH PRESTASI DENGAN JUJUR DAN MANDIRI", sehingga slogan kita "DIBURU KARENA MUTU" bisa diwujudkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Amin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-9220185348342500625?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/9220185348342500625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=9220185348342500625' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/9220185348342500625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/9220185348342500625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2008/02/smego-punya-web.html' title='Smego Punya WEB'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_ogXFbSyA008/R7-Gmy67Y_I/AAAAAAAAAAc/WrBQyqadF9Y/s72-c/100_9957.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7667354875465812742.post-1907598652204647398</id><published>2008-02-05T00:23:00.000-08:00</published><updated>2008-02-05T00:24:42.267-08:00</updated><title type='text'>Tujuh Langkah dalam Presentasi</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sampaikan ide/gagasan dengan bersemangat dan bergairah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kuasai materi pembicaraan sehingga pendengar  yakin dengan apa yang kita samapaikan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tawarkan pemikiran yang menyegarkan pendengar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sampaikan pembicaraan  dengan suara dan emosi yang terkendali sehingga menarik perhatian pendengar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bicaralah langsung dengan pendengar dan libatkan mereka  dalam pembicaraan dengan membuka sesi tanya jawab&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari kebingungan pendengar  dan cerita yang berbelit-belit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buatlah ringkasan atau butir-butir penting yang akan disampaikan sesuai dengan sasaran&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7667354875465812742-1907598652204647398?l=pakfey.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakfey.blogspot.com/feeds/1907598652204647398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7667354875465812742&amp;postID=1907598652204647398' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1907598652204647398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7667354875465812742/posts/default/1907598652204647398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakfey.blogspot.com/2008/02/tujuh-langkah-dalam-presentasi.html' title='Tujuh Langkah dalam Presentasi'/><author><name>MUH. FERRY INDIYANTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15912666679634348072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_ogXFbSyA008/R6hjEo8V6MI/AAAAAAAAAAQ/EF62i3OAkGA/S220/foto-pey1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
